Pengendara Sepeda Motor di Cirebon Tewas Tertabrak Kereta Api

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Pengendara Sepeda Motor di Cirebon Tewas Tertabrak Kereta Api

Kamis, 27 September 2018
Ilustrasi

Cirebon - Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Sawunggalih di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Banjarwangunan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (27/9/2018).


Dari keterangan yang dihimpun, pemotor tersebut bernama Alindra alias Dodo, warga Perumahan Taman Banjarwangunan, Desa Banjarwangunan, Kabupaten Cirebon. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor merk yamaha mio warna biru bernomor polisi E 2366 NI.



Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro mengatakan, dari keterangan masinis KA Sawunggalih, korban tidak mengetahui adanya kereta yang akan lewat. Meskipun sudah diberikan peringatan namun tidak menghiraukan. 



“Korban meninggal dunia di tempat setelah terserempet Kereta Sawunggalih. Ketika melintasi perlintasan tak dijaga di km 225+7/8 dari arah hulu ke hilir, pemotor itu tidak mengetahui adanya KA yang akan melintas sehingga menemper KA Sawunggalih” kata Krisbiantoro.



Menurut Kris, perlintasan kereta tersebut memang tidak ada penjaga dan tidak berpalang pintu. Karenanya, dia mengimbau kepada masyarakat yang melintas di perlintasan kereta api, harus berhati-hati, apalagi yang tidak berpalang pintu dan tidak terjaga.



Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk menaati rambu-rambu yang ada. Terutama tanda STOP segi delapan warna merah, untuk itu ketika melihat tanda tersebut harus berhenti terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.


"Berhentilah sejenak tengok kanan kiri pastikan tidak ada KA yang melintas, barulah menyebrang," katanya.

.imam