TMMD Ke-104 Di Desa Legokherang Kuatkan Kembali Prilaku Gotong-Royong Masyarakat

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

TMMD Ke-104 Di Desa Legokherang Kuatkan Kembali Prilaku Gotong-Royong Masyarakat

Rabu, 27 Februari 2019
KUNINGAN - Kegiatan  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 kali ini digelar di Desa Legokherang, Kecamatan Cilebak, Selasa (26/2/2019). Desa Legokherang merupakan salah satu desa di ujung selatan wilayah Kabupaten Kuningan yang berbatasan dengan Jawa Tengah.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Kasdam III Siliwangi, Irdam III Siliwangi, Danrem 063 Sunan Gunungjati, Dandim se-wilayah Korem 063 Sunan Gunungjati serta sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Kuningan.  
Bupati Kuningan H. Acep Purnama, yang membuka acara tersebut mengatakan sejalan dengan perkembangan globalisasi teknologi dan perubahan pola pikir masyarakat membawa dampak tidak terlalu baik terhadap sistim sosial. Oleh sebab itu, perlu langkah kongkrit semua pihak.
“Alhamdulillah melalui kegiatan TMMD ini bisa menguatkan kembali gotong royong masyarakat,” kata Bupati Acep Purnama.
Menurutnya, kegiatan TMMD sudah berlangsung dari waktu ke waktu sebagai bentuk pendekatan pembangunan yang berkaitan dengan kebijakan  aspek pemberdayaan masyarakat dengan tujuan, selain membangun sarana fisik juga menjalin kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ia menjelaskan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektor antar TNI dan kementerian baik di tingkat pusat maupun daerah, juga melibatkan non pemerintahan yang dilaksanakan dengan masyarakat.
Kegiatan TMMD di Kabupaten Kuningan ditujukan pada pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik infrastruktur masyarakat, rehab jalan, jembatan, tembok penahan tanah, riul jalan, jaringan irigasi, rehab rumah, sarana peribadatan, pedidikan, sanitasi, penerangan jalan umum (PJU), penanaman pohon dan penghijauun.
Sementara pembangunan non fisik meliputi pelatihan keterampilan tepat guna, penyuluhan kesehatan, pembinaan wawasan kebangsaan, sosialisasi bahaya narkoba serta kegiatan lainnya. Diharapkan ada peningkatan kualitas masyarakat yang lebih baik. 
.Hendar