Kejar 100 Persen Akses Sanitasi Layak, Desa Karangtawang Sukseskan Program Sanimas IDB

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Kejar 100 Persen Akses Sanitasi Layak, Desa Karangtawang Sukseskan Program Sanimas IDB

Jumat, 04 Oktober 2019
Pjs Kepala Desa Karangtawang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Amat Hidayat, SE

KUNINGAN (BM) - Seiring program pemerintah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2014 - 2019 yang mengamanatkan program 100 - 0 – 100, yaitu 100% akses air minum, 0%  bebas kumuh dan 100% akses sanitasi yang layak pada tahun 2019, Sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) dianggap tepat karena mekanisme penyelenggaraan menerapkan pendekatan pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat melalui peran serta masyarakat secara utuh dalam seluruh tahap kegiatan, mulai tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan sampai tahap operasi dan pemeliharaan.

Untuk mewujudkan program tersebut saat ini beberapa desa/kelurahan sedang disasar beberapa program sanitasi salah satunya program Sanimas IDB.

Diketahui saat ini program Sanimas IDB menyentuh 19 desa/kelurahan di kabupaten Kuningan, dengan jumlah  29 lokasi. Desa Karangtawang Kecamatan Kuningan termasuk satu diantaranya.

Desa Karangtawang yang berhasil masuk dalam 100 desa terbaik dari Kemendes kategori desa maju bidang IDM (Indeks Desa Membangun) serta masuk dalam wilayah KOTAKU, terus berbenah untuk mencapai 100% akses sanitasi layak melalui program Sanimas IDB.


Sekdes Karangtawang, Oleh Solehudin bersama Kasi Ekbang, Otong Madhuri

Menurut Pjs Kepala desa Karangtawang, Amat Hidayat, SE didampingi Sekdes, Oleh Solehudin serta Kasi Ekbang, Otong Madhuri, lokasi pembangunan IPAL komunal yang merupakan program Sanimas IDB terletak di dusun Jatinunggal (satu lokasi). Semua kegiatan pembangunan melibatkan unsur masyarakat yang tergabung dalam wadah BKM/KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat). Keterlibatan KSM meliputi dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan sampai tahap operasi dan pemeliharaan.

“Dengan adanya IPAL Komunal kita berusaha memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya pola hidup sehat, salah satunya ya dengan tidak membuang limbah rumah tangga sembarangan atau langsung ke saluran air,” jelas Amat saat di temui awak media di kantor desa, Jumat (4/10).

Sementara, Sekdes Karangtawang, Oleh Solehudin berharap dalam waktu dekat desa karangtawang bisa menjadi desa yang 100% akses air minum, 0%kawasan kumuh dan 100% akses sanitasi.

.(Irwan)