Konsumen Air Bersih BUMDes Guna Satya Mandiri Desa Citundun Mencapai 319 SR

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Konsumen Air Bersih BUMDes Guna Satya Mandiri Desa Citundun Mencapai 319 SR

Sabtu, 07 Maret 2020
BUMDes Guna Satya Mandiri Desa Citundun Kecamatan Ciwaru Bergerak Dibidang Pelayanan Air Bersih

KUNINGAN, (BM) - BUMDes atau Badan Usaha Milik Desa menurut Peraturan Pemerintah No 4 tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembaruan. Badan Usaha Milik Desa adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk kesejahteraan masyarakat desa. 

Empat tujuan penting pendirian BUMDesa adalah, Meningkatkan Perekonomian Desa, Meningkatkan Pendapatan asli Desa, Meningkatkan Pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa.

Atas dasar hal tersebut diatas, pemdes Citundun kecamatan Ciwaru Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat kini terus melakukan perbaikan dan pembinaan  terhadap BUMDes yang dibentuk sejak tahun 2016 yang lalu. 

Alhasil BUMDes Guna Satya Mandiri desa Citundun saat ini telah memiliki satu jenis usaha yang cukup menjanjikan kedepan dalam menopang PADes melalui pelayanan air bersih. 
Kepala Desa Citundun Kecamatan Ciwaru Kabupaten Kuningan, Taswan Sumandi

Menurut Kepala Desa Citundun, Taswan Sumandi, tercatat saat ini Konsumen air bersih BUMDes Guna Satya Mandiri sudah mencapai 319 Sambungan Rumah (SR) yang meliputi dusun Karangsari dan Cirahayu.

"Dengan Debit sumber air yang cukup besar saat ini di dusun Karangsari, selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Citundun, dengan adanya BUMDes ini kedepan bukan tidak mungkin kita juga melayani kebutuhan air masyarakat di luar desa," terang Taswan, Sabtu (7/3).

Namun demikian lanjutnya, program pertama adalah melayani kebutuhan air bersih seluruh masyarakat desa Citundun yang mencapai lebih dari 500 rumah dengan harga Rp 500 per meter kubik. Dengan harga tersebut disamping tidak memberatkan masyarakat, diharapkan juga bisa menjadi andalan PADes desa Citundun menuju desa berkembang dan mandiri. 

"Terkait bantuan provinsi Jawa Barat yang  diterima BUMDes Guna Satya Mandiri dipergunakan untuk penyertaan modal pembelian Water Meter sejumlah 270 unit. Rencananya tahun 2020 ini juga akan ada penyertaan modal BUMDes yang bersumber dari Dana Desa," jelas Taswan saat dikonfirmasi terkait penggunaan dana Bantuan Provinsi tahun 2019. (Irwan)