Persiapan SMP Negri 1 Kuningan Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Persiapan SMP Negri 1 Kuningan Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

Senin, 05 Juli 2021
Kepala SMP Negeri 1 Kuningan, H. Adang Kusdiana


Kuningan, (BM) - Prestasi dan keberhasilan SMP Negeri 1 Kuningan di bidang akademi maupun non akademi memang tidak perlu diragukan lagi di tingkat kabupaten Kuningan, bahkan provinsi.


Saat ini, kembali sekolah ini dihadapkan pada kompetisi sekolah Adiwiyata tingkat provinsi Jawa Barat. Untuk itu berbagai persiapan tengah dilakukan yang melibatkan seluruh elemen sekolah baik siswa maupun tenaga pengajar. 


Baca juga : Masa Pandemi, Pembelajaran Daring dan Peningkatan Sarana SMP Negeri 1 Cilebak


Baca juga : BOS Tahun 2020 SMP Negeri 2 Maleber Dipertanyakan. Biaya Pemeliharaan Disorot


Menurut Kepala SMP Negeri 1 Kuningan Adang Kusdiana, banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari kurikulum, foto-foto kegiatan sekolah yang berhubungan dengan kebersihan lingkungan, koordinasi dengan DLH kabupaten, koordinasi dengan HPAI (Himpunan Pegiat Adiwiyata Indonesia), UKS, PMR.


"Banyak sekali yang sedang dipersiapkan, akhir Juni kemarin kita siapkan administrasinya, awal Juli ini ada kunjungan dari provinsi dan biasanya September nanti penerimaan penghargaan dari gubernur," terangnya.


Taman Sekolah


Dikatakannya akan ada bantuan juga dari dinas Lingkungan Hidup kabupaten Kuningan, biasanya berupa tempat sampah dan alat kebersihan, tumbuh-tumbuhan dan pembinaan.


"Bantuan dari dinas Lingkungan Hidup saat ini belum, tapi nanti akan ada. Tidak hanya bantuan alat kebersihan, tapi juga pembinaan. Tidak hanya itu sekitar bulan Maret juga tim kita sudah berkunjung ke SMAN 3 Kuningan sebagai sekolah Adiwiyata tingkat Nasional untuk studi banding," kata Adang.


Lingkungan Sekolah


Sekolah ini, masih Adang memang dulu sekitar tahun 2011 pernah menjadi sekolah Adiwiyata, sekarang kita coba perbaharui kembali. Karena sekolah Adiwiyata hanya berlaku 4 tahun.


.(Irwan)