Benang Merah

Benang Merah

  • Bisnis
  • _Ekonomi
  • _Keuangan
  • _Konstruksi
  • _UMKM
  • Teknologi
  • _Iptek
  • _AI
  • _Kripto
  • Pengetahuan
  • _Pendidikan
  • _Kesehatan
  • _Sosial Budaya
  • _Wisata
  • Pemerintahan
  • _Politics
  • _Hukum
  • Olahraga
  • _Sepakbola
  • _Otomotif
  • Video
  • Search Button
  • Beranda
  • 15.695 RTS
  • Bansos
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hot News
  • Kuningan
  • Provinsi Jabar
  • Terdampak Covid-19

Bantuan Terdampak COVID-19 Provinsi Jabar Dinilai Kurang Tepat Sasaran, Ini Masalahnya.....

Oleh www.benangmerah.co.id
April 28, 2020
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Hj. Engking Sarki, S.Sos

KUNINGAN, (BM) - Kabupaten Kuningan mendapat kuota bantuan provinsi untuk warga terdampak Pandemi COVID-19 sebanyak 15.695 RTS (Rumah Tangga Sasaran). Untuk tahap pertama bantuan akan disalurkan kepada 10.743 RTS mulai hari Senin (27/4). Data penerima manfaat diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) PUSDATIN Kemensos RI. Sementara untuk sisanya masih dalam proses verifikasi dan validasi di Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

Dalam penetapan daftar keluarga penerima manfaat tersebut, menurut beberapa pihak termasuk pemerintah desa, dinilai kurang tepat sasaran. Bahkan menurut informasi yang dihimpun media ini, tidak sedikit kepala desa yang merasa kebingungan dikarenakan dalam daftar penerima manfaat tersebut ada beberapa warga yang sudah meninggal. Sementara beberapa warga lain yang membutuhkan tidak masuk sebagai penerima bantuan dari provinsi senilai 500.000.

Guna menelusuri lebih jauh, benangmerah.co.id berusaha menemui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Hj. Engking Sarki, S.Sos  yang dinilai berkompeten memberikan penjelasan terkait hal tersebut. 

Menurutnya, yang menjadi dasar untuk penerima bantuan tersebut diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) PUSDATIN Kemensos RI. Data yang diterima oleh PUSDATIN Kemensos sendiri adalah hasil input dari setiap operator pemerintah desa. 

"Seharusnya DTKS tersebut di update operator desa setiap minimal 3 bulan sekali. Sementara banyak desa yang tidak meng-update data tersebut. Mungkin sudah beberapa tahun tidak di update sehingga beberapa warga yang sudah meninggal dunia masih masuk DTSK," jelas Engking saat ditemui, Selasa (28/4).

Sedangkan, ditambahkannya dari kami sendiri sudah diverifikasi berapa yang sudah mendapatkan melalui program PKH, BPNT, maupun bantuan sembako. Sebut saja kurang lebih 70 ribu hingga 90 ribu, lalu sisanya diverifikasi lagi untuk menjadi rumah tangga sasaran.

"Kita juga agak kecewa dengan kuota yang didapat kabupaten Kuningan sejumlah 15.695 RTS. Awalnya direncanakan sebanyak 44.550 keluarga penerima manfaat (KPM). Namun kami juga tidak dapat berbuat banyak. Sebab keputusan kuota bansos tersebut mutlak berdasarkan kebijakan dari Pemprov Jabar," tukasnya. (Irwan) 

Tags:
  • 15.695 RTS
  • Bansos
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hot News
  • Kuningan
  • Provinsi Jabar
  • Terdampak Covid-19
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak










Most popular
  • Pengakuan Sekwan Menjadi Bukti Telak. 50 Anggota DPRD Kuningan Tersangka?

    Maret 03, 2026
    Pengakuan Sekwan Menjadi Bukti Telak. 50 Anggota DPRD Kuningan Tersangka?
  • Dugaan Korupsi Menu MBG di TK/RA Dewi Sartika 6 Cipasung, Ketua II DPP LPK-RI Desak Penutupan Dapur SPPG 02

    Maret 03, 2026
    Dugaan Korupsi Menu MBG di TK/RA Dewi Sartika 6 Cipasung, Ketua II DPP LPK-RI Desak  Penutupan Dapur SPPG 02
  • Disdik Kuningan Resmi Buka Pendaftaran Seleksi Calon Kepala Sekolah

    Maret 02, 2026
    Disdik Kuningan Resmi Buka Pendaftaran Seleksi Calon Kepala Sekolah
  • Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli

    Juli 15, 2024
    Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli
  • 50 Orang Anggota DPRD PAW Massal. SK Bupati Kuningan Sukses Penjarakan “Musuh Politik”

    Maret 02, 2026
     50 Orang Anggota DPRD PAW Massal. SK Bupati Kuningan Sukses Penjarakan “Musuh Politik”
Most popular tags
  • Bisnis
  • Crypto
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Wisata
Benang Merah
Company
  • About Us
  • Redaksi
  • Advertise With Us
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Accessibility
  • Disclaimer
News
  • Bisnis
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan
  • Teknologi
  • Olahraga
Market Data
  • Stocks
  • Commodities
  • Rates & Bonds
  • Currencies
Copyright © 2025 BENANG_MERAH
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo