Benang Merah

Benang Merah

  • Bisnis
  • _Ekonomi
  • _Keuangan
  • _Konstruksi
  • _UMKM
  • Teknologi
  • _Iptek
  • _AI
  • _Kripto
  • Pengetahuan
  • _Pendidikan
  • _Kesehatan
  • _Sosial Budaya
  • _Wisata
  • Pemerintahan
  • _Politics
  • _Hukum
  • Olahraga
  • _Sepakbola
  • _Otomotif
  • Video
  • Search Button
  • Beranda
  • Covid-19
  • dana BOS
  • Headline
  • Hot News
  • Hukum
  • Kuningan
  • SMP Negeri 2 Maleber

BOS Tahun 2020 SMP Negeri 2 Maleber Dipertanyakan. Biaya Pemeliharaan Disorot

Oleh www.benangmerah.co.id
Juni 15, 2021

 

Kepala SMP Negeri 2 Maleber, Awan Gryawan Menutupi Mukanya Saat Hendak Difoto Awak Media

Kuningan, (BM) - Penggunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 banyak dipertanyakan publik. Hal ini berkaitan dengan hilangnya proses pembelajaran tatap muka dan kegiatan sekolah lainnya karena pandemi Covid-19. Semasa ini pemerintah mengintruksikan proses pembelajaran sekolah secara online. 


Tak terkecuali yang terjadi di SMP Negeri 2 Maleber kabupaten Kuningan. Penggunaan dana BOS tahun 2020 menjadi pertanyaan publik. Hal ini ditunjukkan dengan bangunan sekolah yang tidak terawat. 


Dari pantauan awak media sekolah yang saat ini mendapat bantuan rehab ruang guru dan TU ini, terlihat bagian atap sekolah yang bolong-bolong dan dinding sekolah yang terkesan sudah lama tidak dicat. Padahal tercatat dalam alokasi anggaran BOS untuk pemeliharaan sekolah tahun 2020 hampir 40 juta rupiah. Lalu seperti apa penggunaan dana BOS di SMP Negeri 2 Maleber ini?


Kondisi bangunan sekolah yang tidak terpelihara


Kepala SMP Negeri 2 Maleber, Awan Gryawan, S.Pd, MM saat dikonfirmasi Kamis (10/6), tidak mau menjawab secara detail anggaran pemeliharaan sekolah dan langsung meninggalkan ruaangan saat konfirmasi belum tuntas, dengan sikap emosi.


"Saya tidak berkewajiban menjelaskan secara detail. Karena sekolah hanya bisa menunjukkan detail penggunaan anggaran kepada Inspektorat. Silahkan saja tanya kepada pak Yayan orang Inspektorat. Sekolah kami sudah diperiksa," katanya dengan nada tegang.


Ditempat terpisah sekretaris Inspektorat, Deden Sopandi, saat dihubungi via telepon menyayangkan jawaban kepala sekolah SMP Negeri 2 Maleber. Dirinya bermaksud memanggil tim pemeriksa sekolah tersebut.


"Nanti saya panggil tim yang memeriksa sekolah tersebut. Semestinya tidak memakai alibi inspektorat untuk menghindari pertanyaan media," jelas Deden.


Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abidin mengatakan akan memanggil secara kedinasan kepala sekolah yang bersangkutan sebagai bentuk pembinaan.


.(Irwan)


Tags:
  • Covid-19
  • dana BOS
  • Headline
  • Hot News
  • Hukum
  • Kuningan
  • SMP Negeri 2 Maleber
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal







































Most popular
  • Empat Karyawan diPHK, Disnakertrans Pertanyakan Laporan Ketenagakerjaan CV Berkat 52

    Mei 19, 2025
    Empat Karyawan diPHK, Disnakertrans Pertanyakan Laporan Ketenagakerjaan CV Berkat 52
  • Inilah Rincian Penggunaan Dana BOS SDN 17 Yang Jadi Temuan BPK dan Diduga Ada Unsur Manipulasi

    April 14, 2026
    Inilah Rincian Penggunaan Dana BOS SDN 17 Yang Jadi Temuan BPK dan Diduga Ada Unsur Manipulasi
  • The Best 54 BPR Milik Pemda Versi Infobank, Bank Kuningan Tingkatkan Kinerja Keuangan Dan Kualitas Layanan Nasabah

    April 17, 2026
    The Best 54 BPR Milik Pemda Versi Infobank, Bank Kuningan Tingkatkan Kinerja Keuangan Dan Kualitas Layanan Nasabah
  • Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raswad Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    April 17, 2026
    Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raswad Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli

    Juli 15, 2024
    Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli
Most popular tags
  • Bisnis
  • Crypto
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Wisata
Benang Merah
Company
  • About Us
  • Redaksi
  • Advertise With Us
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Accessibility
  • Disclaimer
News
  • Bisnis
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan
  • Teknologi
  • Olahraga
Market Data
  • Stocks
  • Commodities
  • Rates & Bonds
  • Currencies
Copyright © 2025 BENANG_MERAH
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo