DPMD Kuningan Gelar Pelatihan TTG Berbasis SDA

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

DPMD Kuningan Gelar Pelatihan TTG Berbasis SDA

Kamis, 12 Maret 2020
Photo Bersama Wabup Kuningan M. Ridho Suganda, SH, M.Si, Kepala Bidang SDA dan TTG, Pendamping Desa Kabupaten serta Nara Sumber Pelatihan TTG Berbasis SDA

KUNINGAN, (BM) - Guna Peningkatan pembangunan di desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Kuningan melalui Bidang Sumber Daya Alam dan Teknoligi Tepat Guna menyelenggarakan kegiatan pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) berbasis Sumber Daya Alam (SDA) yang dilaksanakan di Gedung Student Center Universitas Kuningan, Kamis (12/3).

Wakil Bupati Kuningan, M. Ridho Suganda, SH.,M. Si, sangat mengapresiasi kegiatan Pelatihan ini dan berharap melalui pelatihan ini akan tercipta Teknologi Tepat Guna yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga membantu untuk mempercepat pertumbuhan serta pemerataan ekonomi rakyat.

“Semoga nanti ada Teknologi Tepat Guna yang mampu membantu produktivitas bidang pertanian, wisata, budaya, dan potensi-potensi lainnya yang ada di Kuningan" Ujar Wabup.

Wabup juga mendorong keberadaan pos pelayanan teknologi tepat guna (posyantek) yang ada di Kecamatan, fungsinya agar dapat dioptimalkan.

"Apalagi Teknologi Tepat Guna berbasis SDA, Kuningan khan memiliki potensi sumber daya alam yang cukup melimpah di desa-desa" Lanjut Wabup. Wabup berkeyakinan, di masa-masa yang akan datang, akan tercipta Teknologi Tepat Guna dari Putra-Putri terbaik Kuningan.

Sementara itu, Kepala Bidang SDA dan Teknologi Tepat Guna DPMD Kabupaten Kuningan, Rita Yunia Pratidina yang diwawancara saat mendampingi Wabup menjelaskan, pelatihan teknologi tepat guna berbasis sumber daya alam ini diharapkan dapat mendorong penggunaan teknologi tepat guna dalam upaya peningkatan pembangunan di desa.

"Pelatihan yang diisi oleh nara sumber dari Pusat Penelitian Teknologi Tepat Guna diikuti oleh peserta yang berasal dari Akademisi, para Kepala Sekolah SMK, Kasi Kecamatan, Kepala Desa, Posyantek, serta guru-guru SMK." Jelasnya. (Irwan/Diskominfo)


GilaBola+