Kerjakan Sanimas IDB, KSM Mataram Desa Gandasoli Ikuti Aturan Sesuai Juknis

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Kerjakan Sanimas IDB, KSM Mataram Desa Gandasoli Ikuti Aturan Sesuai Juknis

Rabu, 02 Oktober 2019
Ketua dan Sekretaris KSM Mataram Desa Gandasoli

KUNINGAN (BM) - KSM Mataram Desa Gandasoli Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan saat ini sedang terlibat dalam pembangunan IPAL Komunal yang merupakan program Sanimas IDB dari Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya. Pembangunan IPAL sendiri sudah dimulai sejak pertengahan September 2019 secara serentak di 19 Kelurahan/Desa Kabupaten Kuningan  yang mendapat program tersebut.

Walaupun dihadapkan pada medan tanah yang berat karena kandungan air dalam tanah yang cukup tinggi, nyatanya progres pembangunan IPAL yang berlokasi di Dusun Leles desa Gandasoli tidak ketinggalan dengan yang lainnya.

Menurut Ketua KSM Mataram, Alibasah, didampingi Sekretaris Didin menjelaskan kalau struktur tanah di desa gandasoli memang dipenuhi batuan dan air bawah tanah. 

“Awalnya kami mengalami kesulitan dalam penggalian karena penuh dengan bebatuan dan air bawah tanah keluar tidak henti-henti. Namun saat ini semuanya bisa dikendalikan,” tutur Didin


Pekerjaan IPAL Komunal Sanimas IDB Dusun Leles Desa Gandasoli

Sementara Alibasah sebagai Ketua KSM Mataram menjelaskan, dirinya mempunyai tanggung jawab yang besar demi terlaksananya proyek ini agar bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu pihaknya ingin pembangunan IPAL sesuai Juknis.

“Dari mulai ukuran, sistem pembesian dan kualitas bangunan kita ingin sesuai spesifikasi yang ditetapkan. Besi kita pakai besi 12, ruang pengolahan limbah kualitas cor semua, kecuali dindin penyaringan kita gunakan dari bata,” jelas Alibasah saat ditemui di lokasi pekerjaan, Rabu (2/10)


Sekdes Gandasoli, Ade Syahirul Anwar, S.Ag

Terpisah Sekertaris Desa (Sekdes) Gandasoli, Ade Syahirul Anwar, S.Ag menuturkan, walaupun program Sanimas IDB ini dikerjakan murni oleh lembaga Keswadayaan Masyarakat yaitu BKM dan KSM, namun desa juga ikut bertanggungjawab atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Atas nama desa saya ucapkan terima kasih kepada pihak dinas DPrPP kabupaten Kuningan dan juga kementerian PUPR serta semua pihak yang terlibat dalam program Sanitasi ini. Insya allah program ini kami jalankan sesuai juknis dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kami nanti,” ucap Ade.

. (Irwan)

GilaBola+