Sentra Sapi Unggul H Iba Badri Jamin Kepuasan Konsumen

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Sentra Sapi Unggul H Iba Badri Jamin Kepuasan Konsumen

Rabu, 08 Agustus 2018
Kuningan - Usaha penggemukan sapi milik H Iba Badri di Kelurahan Awirarangan Kacamatan/Kabupaten Kuningan sudah dikenal luas menjadi sentra sapi jenis unggulan di daerah ini. Sehingga setiap menjelang Iduladha, banyak dikunjungi para konsumen untuk memenuhi kebutuhan kurban dan memasok daging ke pasar.
Kegiatan usaha yang dijalaninya sejak 1984 ini, tidak hanya untuk sendiri, tetapi juga dengan membangun kemitraan bersama para peternak di Kabupaten Kuningan. Hingga kini tercatat sekitar 200 orang petani yang bergerak dalam penggemukan sapi menjadi mitra usahanya dan tersebar di sejumlah pelosok desa.
Adapun ternak peliharaan tersebut terdiri dari berbagai jenis, antara lain jenis sapi Brahma, Limosin, Simental dan sapi lokal asal Kuningan, seperti dari daerah Dukubadag, Cibingbin dan sekitarnya.
“Abah tidak hanya memenuhi permintaan konsumen asal Kuningan, juga dari Cirebon, Indramayu dan daerah lainnya. Bagi mereka yang sudah tahu, mereka biasa membeli untuk kurban menjelang Iduladha,” kata Abah Iba, Rabu (1/8/2018).
Adapun ternak peliharaan tersebut terdiri dari berbagai jenis antara lain, jenis sapi yang dipeliharanya antara sapi jenis Brahma, Limosin, Simental dan sapi lokal asal Kuningan misalnya dari daerah Dukubadag, Cibingbin dan sekitarnya.
Disebutkannya, harga sapi jenis unggul maupun lokal nilainya bervariasi, mulai dari Rp 14 juta hingga Rp 40 juta per ekor untuk sapi jenis unggul Brahma.Karena itu, banyak petani yang berminat untuk memeliharanya dengan menjalin kemitraan yang saling menguntungkan.
Iba Badri menuturkan, dalam kurun waktu dua tahun lebih, dari sapi usia satu tahun menjadi layak untuk dijual untuk memenuhi permintaan pasar maupun kebutuhan kurban pada Hari Raya Iduladha.
“Selama dalam pemeliharaan petani, apabila sapi tersebut sakit, Abah siap membantu dan merawatnya hingga sehat kembali tanpa diminta bayaran. Termasuk sapi yang dititipkan, setelah diantarkan ke pemiliknya hingga terjadi perubahan lebih gemuk, juga tanpa dipungut ongkos pemeliharaan. Itu merupakan tanggung jawab Abah untuk memberikan pelayanan kepada konsumen,” tuturnya.
.roy