GMBI Satukan Kekuatan di Pileg 2019

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

GMBI Satukan Kekuatan di Pileg 2019

Selasa, 11 Desember 2018
Kuningan - Jelang Pemilu 2019 mendatang, Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM-GMBI) menyatakan sikap netral dan tidak mendukung salah satu paslon dalam Pemilihan Presiden. Demi menjaga keutuhan lembaga, GMBI lebih memilih untuk mendukung kadernya yang maju sebagai Calon Anggota Legislatif baik di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, ataupun Nasional (DPR RI).

Sebagai bukti totalitas dalam mendukung kadernya yang maju menjadi caleg, Selasa (11/12/2018) 11 distrik LSM GMBI yang ada di wilayah Jawa Barat menggelar acara deklarasi dukungan dan pembentukan tim relawan pemenangan Azizah Talita Dewi, S.Sos., MM yang merupakan Dewan Pakar LSM GMBI yang kini mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Provinsi Daerah Pemilihan 13 Jawa Barat (Kuningan, Ciamis, Banjar, Pangandaran) dan diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Acara yang digelar di Aula Gedung Serbaguna Mayang Catering, Jalan RE Martadinata Kuningan Jawa Barat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum LSM GMBI, M Fauzan Rahman serta ratusan kader GMBI yang berasal dari 11 distrik Kota maupun Kabupaten.

Dalam sambutannya, M Fauzan Rahman berpesan kepada seluruh kader yang hadir dalan acara tersebut untuk menyatukan kekuatan demi mendukung dan memenangkan kader-kader GMBI yang saat ini bertarung dalam Pileg 2019.

"Di sini ada beberapa kader GMBI yang tengah berjuang untuk menjadi wakil rakyat. Untuk itu mari kita satukan kekuatan untuk mendukung dan memenangkan mereka dalam Pileg 2019," seru Fauzan.

Sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan, Iwan Mulyawan, SE yang merupakan Ketua GMBI Distrik Kabupaten Kuningan mengaku mendapatkan suatu kehormatan dimana acara deklarasi ini diselenggarakan di Kuningan.

"Suatu kehormatan bagi kami ketika acara ini diselenggarakan di Kuningan yang merupakan salah satu Kota / Kabupaten di wilayah dapil 13 jabar," kata Iwan.

Melihat kekompakan serta totalitas anggota GMBI yang ada di berbagai wilayah khususnya di Dapil 13 jabar ini, Iwan meyakini bahwa beberapa orang kader yang saat ini mencalonkan diri dalam Pileg 2019 akan mampu meraih suara yang dibutuhkan untuk duduk di kursi legislatif.

Iwan juga menjelaskan, hampir di masing-masing wilayah yang meliputi dapil 13 Jabar, ada kader GMBI yang juga mencalonkan diri sebagai anggota legislatif untuk tingkat Kabupaten / Kota. Kader GMBI yang mencalonkan diri sebagi anggota legislatif ini tentunya merupakan kader-kader terbaik dengan integritas yang telah teruji.

Perolehan suara dari kader-kader terbaik GMBI di tingkat Kota / Kabupaten, lanjut Iwan, tentunya selain sebagai bekal mereka sendiri untuk duduk di kursi legislatif, secara tidak langsung juga akan menjadi akumulasi perolehan suara untuk mendorong Azizah Talita Dewi untuk juga dapat duduk di kursi legislatif tingkat Provinsi Jawa Barat.

"Hampir di setiap wilayah khususnya dapil 13 jabar, ada kader GMBI yang mencalonkan diri. Itu juga menjadi modal kuat kita untuk mendorong kemenangan Ibu Azizah di Provinsi. Tentunya mereka yang mencalonkan diri di tingkat Kota / Kabupaten pun merupakan kader-kader terbaik GMBI yang sudah teruji integritasnya, seperti untuk di Kuningan ada Ibu Nunung Nuryanti, Ciamis ada Ibu Eva Gantini, Pangandaran ada Bapak Hasan dan Ibu Saodah, serta masih banyak yang lainnya," terang Iwan.

DAWALA (Dakwah, Wayang, dan Lagu)

Menutup acara deklarasi tersebut, sebuah pagelaran wayang golek bertajuk DAWALA (Dakwah, Wayang, dan Lagu) dengan dalang Bhatara Sena Sunandar turut ditampilkan. Berbagai pesan moral tentang kepemimpinan disampaikan oleh dalang melalui kata-kata jenaka yang keluar dari mulut wayang.

Tak ayal pertunjukan wayang tersebut mengundang banyak gelak tawa dari ratusan kader GMBI yang hadir. Meski dikemas secara ringan dan jenaka, pagelaran wayang tersebut tetap sarat makna yang harus diteladani terutama oleh para calon pemimpin ataupun wakil rakyat.

"Kebanyakan orang Indonesia itu lebih cepat menyerap hal-hal yang dikemas secara ringan dan jenaka, makanya untuk memotivasi para kader terutama yang saat ini menjadi caleg kita tampilkan pagelaran wayang ini, tentunya dengan sisipan berbagai pesan moral bagi kita semua terutama dalam hal kepemimpinan," pungkas Iwan.

.imam