SDN Cikananga Tingkatkan Sarana Prasarana Melalui Program Revitalisasi Sekolah 2026
KUNINGAN (BM) - Program revitalisasi sekolah 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan perbaikan lebih dari 71.000 satuan pendidikan di Indonesia. Program ini merupakan mandat dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 sekaligus bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Salah satu sekolah dasar yang menerima program ini adalah SDN Cikananga Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan, yang dikerjakan secara swakelola dengan pembentukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang melibatkan Komite Sekolah dan pemberdayaan masyarakat setempat.
Kepala Sekolah SDN Cikananga, Mumuh Muhlis, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya program Revitalisasi Sekolah yang digulirkan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas sarana serta prasarana pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di SDN Cikananga.
Menurut Mumuh Muhlis, kehadiran program revitalisasi ini memberikan dampak nyata bagi kondisi sekolah yang sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas. Perbaikan ruang kelas, penataan lingkungan belajar, hingga penyediaan sarana pendukung lainnya menjadi bukti kehadiran negara dalam memajukan dunia pendidikan hingga ke tingkat satuan pendidikan dasar.
"Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas program revitalisasi ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena kondisi sekolah yang lebih baik akan sangat mendukung proses belajar mengajar," ujar Mumuh Muhlis.
![]() |
| Kepala SDN Cikananga Kec. Garawangi Kab. Kuningan, Mumuh Muhlis, S.Pd |
Manfaat Program Revitalisasi bagi Sekolah
Program revitalisasi ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk memperbaiki fasilitas dan infrastruktur sekolah yang mengalami kerusakan maupun kekurangan sarana prasarana sesuai standar nasional pendidikan.
Beberapa manfaat yang dirasakan langsung oleh SDN Cikananga antara lain:
Ruang kelas yang lebih layak dan aman perbaikan bangunan yang sebelumnya rusak membuat suasana belajar menjadi lebih nyaman dan aman bagi siswa maupun guru. Peningkatan semangat belajar siswa lingkungan sekolah yang tertata rapi turut mendorong motivasi dan konsentrasi belajar peserta didik.
Kenyamanan guru dalam mengajar fasilitas yang memadai memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan mengembangkan metode pembelajaran yang lebih variatif.
Dukungan terhadap standar pendidikan nasional revitalisasi ini menjadi langkah konkret pemerataan kualitas pendidikan, khususnya di daerah yang masih membutuhkan perbaikan fasilitas.
Peningkatan citra dan kepercayaan masyarakat sekolah yang representatif turut membangun kepercayaan orang tua dan masyarakat sekitar terhadap kualitas pendidikan di lingkungan mereka.
Harapan untuk Dunia Pendidikan
Mumuh Muhlis berharap program revitalisasi semacam ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah lain yang membutuhkan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarana. Ia menekankan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.
"Semoga program ini terus berlanjut dan dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah lain. Fasilitas yang baik adalah pondasi penting untuk mencetak generasi penerus bangsa yang unggul," tambahnya.
Dengan adanya program revitalisasi ini, SDN Cikananga berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran dan memanfaatkan fasilitas yang telah diperbaiki secara maksimal, demi mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.
. (One)




