Warga Perumahan Alam Asri Keluhkan Pasokan Air PDAM

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Warga Perumahan Alam Asri Keluhkan Pasokan Air PDAM

Minggu, 09 September 2018
Kuningan - Warga Perumahan Alam Asri, Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan, beberapa hari terakhir ini sulit mendapat pasokan air bersih dari PDAM. Sulitnya mendapatkan pasokan air tersebut dikeluhkan oleh warga yang merasa aktifitas sehari-harinya menjadi terhambat akibat tidak adanya air.
"Beberapa hari ini pasokan air dari PDAM sulit didapat, sekalipun mengalir hanya pada waktu tertentu saja dan itupun sangat kecil," ujar salah satu warga bernama Ari.
Menurutnya, beberapa hari belakangan ini air hanya mengalir beberapa jam di sore hingga malam hari, sedangkan untuk siang hari air sama sekali tidak mengalir. Akibat hal tersebut, dirinya harus menampung air untuk kebutuhan esok harinya.
"Kami di sini harus menampung air yang mengalir hanya pada sore hari untuk kebutuhan esok, karena kalau siang hari air sama sekali tidak mengalir," kata Ari.

Jika dalam beberapa hari kebelakang air hanya mengalir di sore hari hingga malam hari, Minggu (9/9/2018) air sama sekalu tidak mengalir dari pagi hingga malam hari. Hal ini tentu membuat banyak warga Alam Asri lainnya mengeluh, karena aktifitas MCK mereka benar-benar lumpuh total.

"Hari ini air sama sekali tidak mengalir, untuk MCK saya sampai harus numpang ke rumah orang tua saya yang ada memiliki sumur sebagai sumber airnya" ujar Iman yang juga mengeluhkan masalah ketiadaan air.

Pantauan di lokasi, untuk menanggulangi masalah kelangkaan air ini akhirnya pihak pemerintah menurunkan bantuan air bersih yang dikirimkan dengan mobil tangki kepada warga. Terlihat banyak warga yang langsung menyerbu dan mengantri bantuan air tersebut dengan membawa ember dan berbagai alat untuk menampung air.

"Mau bagaimana lagi, kita kan butuh air jadi ya mau tidak mau sekarang kita harus ngantri," kata Iman yang juga tengah ikut mengantri.

.roy