$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0

Semangat Toleransi dan Nilai Nilai Keberagaman

Oleh : Wibawa Pandawa Keberagaman dapat dipahami sebagai perbedaan dan saling berbeda. Perbedaan tidak berarti kesalahan. Keberag...



Oleh : Wibawa Pandawa

Keberagaman dapat dipahami sebagai perbedaan dan saling berbeda. Perbedaan tidak berarti kesalahan. Keberagaman manusia dan kemanusiaan itu azali. Ianya telah di-iradah-kan sejak dari asal-mula, from the very beginning. Karena azali, maka ia menjadi natural, alami, patut, indah, permanen, berlaku sejak awal sampai akhir.

Tugas kita yang sudah berbeda ini adalah merawatnya dengan cara saling paham, saling kenal, saling menghargai (lita‘arafu - QS. 49:13). Makanya (kalau ada) usaha untuk menyamakan antarmanusia (selera, budaya, pemikiran, karya), adalah pekerjaan sia-sia dan melawan alam, melawan Sunnatullah. Kalaupun itu “terjadi” akan tidak alami, tidak nyaman, tidak indah, bahkan bisa dikatakan “palsu”.

Tuhan saja tidak menjadikan manusia satu jenis, serupa, seragam. Padahal kalau mau Dia mampu. “Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.” (QS. 5:48).


Dari ayat tersebut sangat jelas bahwa keberagaman dan perbedaan itu sah, tidak usah diganggu gugat. Sekali lagi, tugas manusia adalah memelihara, mengindahkan, dan mengambil manfaat dari keberagaman dan perbedaan itu. Di antara cara merawat adalah ber-musabaqah dalam berbuat kebaikan.

Bagaimana merawat, menjaga, memelihara keberagaman ini, di sinilah tantangannya. Beberapa rumus agama diungkapkan, utamanya dengan berperilaku baik, memperlakukan orang yang berbeda itu dengan baik. Ayat tadi menunjukkan; dengan saling berlomba menghasilkan kebaikan, yang kebaikan itu dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. Kebaikan itu dapat berupa membuat manusia bisa hidup lebih sehat, lebih kuat, lebih cerdas, lebih memudahkan, lebih berguna, lebih makmur, dan lebih mampu bekerja sama, untuk menghasilkan kebaikan.

Menunjukkan Kebaikan
Makanya, masing-masing kelompok manusia yang berbeda, dapat berlomba, berkompetisi menunjukkan hasil kebaikan kepada yang lain dan bahkan, seisi dunia. Kebaikan itu universal, tidak ada pilih kasih, sektarian, lokal, primordial, dan sejenisnya. Kalau seseorang, atau satu kelompok orang, menemukan kebaikan berupa obat penyembuhan penyakit menular, maka kebaikan itu berlaku umum, universal, untuk siapa saja, sesuai formula.

Demikian juga kalau ada yang menemukan ilmu hitung, ilmu tulis, kertas, listrik, dan sebagainya. Yang namanya kebaikan itu mestilah bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Siapa kemudian yang dapat dikatakan paling baik? Khayrunnas anfa‘uhum linnas (yang terbaik adalah yang produk manfaatnya paling besar untuk kemaslahatan umat manusia).

Bagi kita orang yang mengakui beragama, tanyalah, sudahkah kita menjadi orang baik? Jawabnya: hitung saja seberapa besar, atau seberapa banyak, manfaat yang telah kita hasilkan selama hidup ini? Manfaat itu bukan sekadar untuk diri sendiri, seperti makan, minum, tidur.

Kalau sekadar manfaat untuk diri sendiri apa bedanya dengan makhluk lain bukan manusia. Tetapi manfaat apa untuk orang lain, bahkan umat manusia. Kalau belum ada, atau masih sedikit, siagalah, ajal akan segera menjemput. Bersegeralah berbuat kebaikan, sebelum terlambat

Ketika keberagaman dan perbedaan adalah keniscayaan, maka toleransi antarmanusia adalah keharusan. Toleransi itu, modalnya adalah kebaikan. Hasilkan kebaikan dan sebarkan, maka simpati dan toleransi akan mengalir kepada Anda. Ungkapan bijak merumuskan, Ahsin ilannas, tasta‘bidqulubahum (Tebarkan kebaikan kepada manusia, simpati mereka akan mengalir kepada Anda).

Namun di atas segalanya, Allah-lah yang Mahapenilai kebaikan itu, apakah tulus, palsu, sementara, tahan lama. Dalam hal ini manusia dimintakan hanya menghasilkan dan menyebarkan kebaikan, bukan untuk menghakiminya. Dengan demikian, maka toleransi atau tasamuh antarkita dan antarumat manusia akan tetap berlangsung dan kedamaian berkepanjangan akan bertahan. Yakinlah, setiap orang normal, sehat tentu saja akan berbuat yang baik, bahkan lebih baik, tidak akan sebaliknya. Hanya orang-orang jahat, bodohlah yang “mungkin” menghasilkan keburukan kepada orang lain. Waspadailah.

Dalam perkembangan peradaban manusia tidak dapat dihindari akan terjadinya sejumlah “tabrakan” pemahaman, pemikiran, sampai kepada tingkah laku yang mungkin “menghadang.” Ketika itu terjadi, maka yang perlu dilakukan adalah komunikasi, musyawarah, mujadalah dengan segala kesantunan. Wasyawirhum filamri dan wa jadilhumbillatihiya ahsan adalah ungkapan Alquran yang harus menjadi rujukan.

Kalau formula ini diikuti, maka keberagaman akan terjaga dengan baik, kehormatan masing-masing akan terpelihara. Ketika saling paham timbul, maka saling menghargai akan tumbuh. Ketika itu terjadi, maka keserasian antarumat akan terbina. Selanjutnya segala jenis ukhuwah: diniyyah, qawmiyyah, sya‘biyyah, insaniyyah akan subur tumbuhnya. Kehidupan yang lapang, sebagai anugerah Allah akan sama-sama dapat kita nikmati.
PD BPR KUNINGAN
Nama

212,1,Acep Purnama,2,Acep-Ridho,3,adiwiyata mandiri,1,AFF 2018,1,Aldy Prastianto,1,Amin Santono,4,Ancaran,1,Aneka,15,Aneka Berita,1,Asean Games,1,Ashley Marie Powell,1,Asian Development Bank,1,Asian Games,1,ASN Nyaah Ka Masyarakat,1,Azizah Talita Dewi,1,Bandung,2,Banjar,1,bantuan aspirasi domba,1,Bara Nusantara,1,bawaslu,1,Bawaslu Kuningan,3,Bela Islam,1,BIJB,1,Bisnis,1,BNN,1,Bobotoh,1,BPJS,1,BPR Kuningan,1,BTB Kabupaten Kuningan,1,Bule,1,Bupati Cirebon,1,bupati kuningan,1,calon kepala sekolah,1,Ciamis,1,cibingbin,2,ciniru,1,Cirebon,10,dak perumahan 2018,1,Dana Desa,2,data veteran,1,Desa,1,desa kertaungaran,1,desa Legokherang,1,dinas pertanian,1,Dinkes,1,DPMPTSP,1,dugaan Pungli,1,Ekonomi,13,Emak-emak,1,Fatwa,1,G 30 S PKI,1,Gasibu MP,1,Gebyar 10001 Merah Putih,1,Gempa Lombok,1,GMBI,1,GP Anshor,1,gubernur jabar,1,Habib Rizieq,1,Haji,1,Harhubnas 2018,1,Hari Pangan Sedunia Ke 38,1,Hari Santri Nasional,1,Haringga,1,Harnida Darius,1,HIPPI,1,HIPPI Apps,1,Hot News,44,HSN,1,Hukum,26,Idus Marham,1,ijin,1,Ika Acep Purnama,1,IPB,1,Jakarta,5,jalan Cipasun Subang,1,Jaminkan BPKB,1,Jawa Barat,1,Jemaah Haji,1,Jepang,1,Jokowi,4,Jurnalis,1,KAMMI,1,Kampanye Damai,1,kanminvet,1,kasus Acep,1,KB FKPPI,1,Kekerasan,3,Kemenag Kab Kuningan,1,Kemiskinan,1,keputusan,1,keputusan Bawaslu,1,Kesehatan,13,koalisi 5 partai,1,Korupsi,9,KPK,8,KPU,2,Kriminal,1,KUA Kuningan,1,kualifikasi piala asia U-23,2,Kuningan,139,Kuningan Super Blok,1,lapor,1,Launching Program,1,LMPI,1,longsor,1,LVRI,3,Ma'ruf Amin,1,Mahkamah Konstitusi,1,majalengka,1,Meikarta,1,MoU,1,MR,1,mtsn 4 kuningan,1,MUI,1,Narkoba,2,Nasional,15,Ngopi Bareng Bang Sandi,1,ODOJ,1,Oemerintahan,1,Olahraga,8,Operasi Zebra 2018,1,Opini,14,Ormas,1,OTT,2,pabrik pulpen,1,PAN,1,Pangandaran,1,Partai Demokrat,2,pd bpr,1,PDAM Tirta Kamuninga,2,PDAM Tirta Kamuningan,1,Pekan Raya Kuningan 2018,1,pelantikan ppk,1,Pembunuhan,2,Pemerintahan,47,Pemilihan Ulang,1,Pemilu 2019,4,Pemrintahan,1,Pemuda Pancasila,2,Pendidikan,20,pengawasan,1,pengelolaan dana desa,1,Pengusaha,1,penyalahgunaan,1,Permasalahan,1,persiapan Timnas U-23,1,persiapan UAMBN,1,Persija,1,perumahan polisi,1,Pileg 2019,1,Pilpres 2019,1,PKB,1,PKK,1,PKS,4,Polemik,1,Politik,31,Politik Uang,1,Polres,1,Porpemda Karawang,1,PP,1,PPP,1,Prabowo,1,Prabowo-Sandi,1,PTSL,1,Pungli,2,PUPR,1,Ra'i,1,ranking pertama,1,ranting,1,Rekor Dunia,1,Religi,1,Reses,1,Ridwan Kamil,1,Romahurmuziy,1,Rumah Sakit Terpadu,1,Sandiaga Uno,2,Sanimas IDB,1,Santri,1,Satpol PP,1,Sekda Kuningan,1,Skandal,1,SMKN 5 Kuningan,1,SMPN 4,1,Sosial Budaya,28,Suap,2,Subang,1,Sumah Sandiuno Indonesia,1,Sumpah Pemuda,1,Sumpah Pemuda 2018,1,Sunjaya,2,Tasikmalaya,1,tata ruang,1,TdL IV,1,Timnas U-16,1,timnas U-23,1,TMMD ke-104,1,Tommy Soeharto,1,Tour de Linggarjati,2,Tupoksi BPK dan DPR,1,ultah ke-37,1,UMKM,1,UNBK 2019,1,Unjuk Rasa,1,Vaksin,1,video laknat,1,video viral,2,Wartawan,2,Wisata,11,workshop ASI Eksklusif,1,Yosa Octora Santono,2,Yoyoh Rukijah,1,Zona Integritas,1,
ltr
item
Benang Merah: Semangat Toleransi dan Nilai Nilai Keberagaman
Semangat Toleransi dan Nilai Nilai Keberagaman
https://1.bp.blogspot.com/-6IXhLNLz-UQ/XBhNaJLRO5I/AAAAAAAABLo/2_EzTouOxSsFwtjKcaBPLGhihYdtHXYjACLcBGAs/s640/IMG-20181218-WA0000.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-6IXhLNLz-UQ/XBhNaJLRO5I/AAAAAAAABLo/2_EzTouOxSsFwtjKcaBPLGhihYdtHXYjACLcBGAs/s72-c/IMG-20181218-WA0000.jpg
Benang Merah
http://www.benangmerah.co.id/2018/12/semangat-toleransi-dan-nilai-niali.html
http://www.benangmerah.co.id/
http://www.benangmerah.co.id/
http://www.benangmerah.co.id/2018/12/semangat-toleransi-dan-nilai-niali.html
true
7612966153816918574
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy