Benang Merah

Benang Merah

  • Bisnis
  • _Ekonomi
  • _Keuangan
  • _Konstruksi
  • _UMKM
  • Teknologi
  • _Iptek
  • _AI
  • _Kripto
  • Pengetahuan
  • _Pendidikan
  • _Kesehatan
  • _Sosial Budaya
  • _Wisata
  • Pemerintahan
  • _Politics
  • _Hukum
  • Olahraga
  • _Sepakbola
  • _Otomotif
  • Video
  • Search Button
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kuningan
  • perumahan polisi

150 Unit Perumahan Polisi Segera Dibangun

Oleh www.benangmerah.co.id
Maret 13, 2019
Kasi Perencanaan dan Pemanfaatan Tata Ruang PUPR kab. Kuningan, Handry Chalvian, ST, M.Si
Kabar tentang pembangunan perumahan polisi di desa Ancaran kecamatan Kuningan ternyata segera terwujud. PT Primadona Cipager Indah sebagai developer akan menyediakan sekitar 150 unit rumah diatas lahan seluas 1 hektar lebih bagi anggota kepolisian Polres Kabupaten Kuningan. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR kabupaten Kuningan Juhana, S.Sos melalui Kepala Seksi perencanaan dan Pemanfaatan Tata Ruang, Handry Chalvian, ST, M.Si.

"Rekomendasi Ijin dari Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR kabupaten Kuningan sudah diberikan setelah melalui beberapa kajian berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten Kuningan. Bahkan pembahasan ijin sudah melalui rapat BKPRD", terang Handri saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (11/3).

Menurutnya, pembangunan perumahan tersebut tidak melanggar RTRW. Lahan yang dipakai untuk perumahan merupakan lahan permukiman seluas 1 hektar lebih yang akan dibangun sekitar 150 unit rumah untuk anggota kepolisian.

"Memang lahan itu mepet banget dengan lahan produktip, tapi lahan yang akan dibangun perumahan merupakan lahan permukiman. Bahkan saat datang ke kami dulu, pihak PT. Primadona Cipager Indah  memang membawa berkas yang dilampiri MoU dengan pihak kepolisian yang disetujui pihak Polda Jabar dan Polres Kuningan", jelas Handry

Ditambahkan Handry, dulu memang sempat mencuat apakah ini benar untuk perumahan polisi atau bukan. bahkan bupati juga sempat mempertanyakan. Tapi sekarang sudah clear karena memang sudah ada MoU dengan kepolisian. Dan pihak pores juga sudah mengeluarkan kebutuhan rumah untuk anggota polres sejumlah 150 unit. Kalau pada pelaksanaannya pihak anggota kepolisian yang beli rumah tidak mencapai 150 unit, ada kemungkinan sisanya terbuka untuk umum.

"Itu bergantung bagaimana teknik  kesepakatan antara pihak pemasaran developer dengan pihak kepolisian. Yang jelas bagi kami sudah sesuai dengan kajian perencanaan Tata Ruang", tambahnya

Menurut Handry, Pelanggaran bisa terjadi, kalau saat menempuh ijin luas tanah hanya 1 hektar lebih, tapi ternyata yang dibangun seluas 2 hektar. Itu sudah sangat melanggar, bahkan dari BPN juga tidak bisa mengeluarkan sertifikat.

.Irwan
Tags:
  • Ekonomi
  • Kuningan
  • perumahan polisi
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal


























Most popular
  • Kepala Madrasah Di Kuningan Diduga Terlibat Makelar Proyek Kemenag dan DSN

    Maret 29, 2026
    Kepala Madrasah Di Kuningan Diduga Terlibat Makelar Proyek Kemenag dan DSN
  • Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli

    Juli 15, 2024
    Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli
  • Dies Natalis Ke-18 SLB Taruna Mandiri Menginspirasi Bagaimana Melihat Dunia Dengan Hati

    Januari 09, 2026
    Dies Natalis Ke-18 SLB Taruna Mandiri Menginspirasi Bagaimana Melihat Dunia Dengan Hati
  • Kejaksaan Hentikan Kasus PJU Kuningan Caang 117 Miliar. LSM Frontal : Obral SP3 untuk Koruptor

    Maret 31, 2026
    Kejaksaan Hentikan Kasus PJU Kuningan Caang 117 Miliar. LSM Frontal : Obral SP3 untuk Koruptor
  • Pembayaran Tunjangan DPRD Kuningan 2026 Pakai Diskresi. Kepala BPKAD Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur Jabar

    Maret 30, 2026
    Pembayaran Tunjangan DPRD Kuningan 2026 Pakai Diskresi. Kepala BPKAD Abaikan Hasil Evaluasi Gubernur Jabar
Most popular tags
  • Bisnis
  • Crypto
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Wisata
Benang Merah
Company
  • About Us
  • Redaksi
  • Advertise With Us
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Accessibility
  • Disclaimer
News
  • Bisnis
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan
  • Teknologi
  • Olahraga
Market Data
  • Stocks
  • Commodities
  • Rates & Bonds
  • Currencies
Copyright © 2025 BENANG_MERAH
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo