Benang Merah

Benang Merah

  • Bisnis
  • _Ekonomi
  • _Keuangan
  • _Konstruksi
  • _UMKM
  • Teknologi
  • _Iptek
  • _AI
  • _Kripto
  • Pengetahuan
  • _Pendidikan
  • _Kesehatan
  • _Sosial Budaya
  • _Wisata
  • Pemerintahan
  • _Politics
  • _Hukum
  • Olahraga
  • _Sepakbola
  • _Otomotif
  • Video
  • Search Button
  • Beranda
  • BBWS Cimancis
  • Desa Garatengah
  • Headline
  • Hukum
  • Hutama Karya
  • Inpres 02/2025
  • Irigasi
  • Kuningan
  • Pemerintahan
  • Swasembada Pangan

Proyek Irigasi Inpres 02/2025 Diduga Banyak Masalah. OP BBWS Cimancis Jangan Tutup Mata

Oleh www.benangmerah.co.id
Januari 21, 2026
Proyek BBWS Cimancis Program Inpres 02/2025 di desa Garatengah, Kec. Jalaksana Kab. Kuningan

KUNINGAN (BM) - Tujuan utama Inpres 02/2025 tentang Irigasi adalah untuk mempercepat pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi guna mendukung tercapainya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan dengan meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, dan memperkuat ketahanan pangan melalui sinergi pusat-daerah dan pengelolaan air yang lebih baik.

Di kabupaten Kuningan sendiri, pelaksanaan proyek irigasi ini meliputi beberapa titik Daerah Irigasi (DI) yang dikerjakan perusahaan konstruksi BUMN Hutama Karya (HK). Hasil pantauan awak media di desa Garatengah kecamatan Jalaksana diduga kuat banyak permasalahan yang berujung hasil pekerjaan tidak sesuai spek. Informasi yang dihimpun dari hasil konfirmasi dengan beberapa pekerja menunjukkan dugaan penyimpangan.

Diduga Sub Kontrak

Perusahaan HK sebagai pelaksana tender kegiatan diduga telah menunjuk orang lain sebagai vendor untuk melaksanakan kegiatan ini. Jika hal ini terbukti jelas telah melanggar ketentuan pengadaan barang dan jasa.

Hasil Konfirmasi Dengan Pekerja

Hasil konfirmasi dengan beberapa pekerja kegiatan irigasi Inpres 02/2025 di desa Garatengah menunjukkan kegiatan dikerjakan asal-asalan dengan kualitas buruk

"Saya sebagai pekerja diperintahkan untuk membuat campuran semen dan pasir yang tidak biasa. Mandor suruh saya membuat campuran, satu dump truk harus bisa tiga zak semen. Karena itu perintah mandor, maka saya kerjakan," ungkap salah seorang pekerja yang dibenarkan temannya. Dikatakannya, akibatnya hasil pekerjaan mudah rapuh, apalagi dikerjakan di musim hujan. Dan hal ini sebetulnya diketahui juga oleh pengawas dari HK sendiri. Namun tetap dibiarkan.

Sementara itu pekerja lain bahkan mengeluh karena upah kerja yang dijanjikan per Minggu ternyata sampai dua Minggu belum dibayar pihak yang ditunjuk HK.

Kualitas Pekerjaan Buruk

Hasil pantauan awak media dan ormas, terlihat hasil pekerjaan yang buruk. Bahkan diperkirakan bangunan irigasi tersier tersebut rapuh.

"Ini pekerjaan perusahaan BUMN kok kualitasnya seperti ini. Mulai dari pasir yang tidak berkualitas sampai hasil pekerjaan yang juga buruk. Ini tidak akan berumur panjang, padahal ini program unggulan presiden Prabowo. Tapi dikerjakan tidak profesional," ungkap Ketua PEKAT IB DPD Kuningan, Donny Sigakole (20/1/) di lokasi proyek irigasi desa Garatengah.

Donny juga mendesak OP BBWS sebagai Satker dalam pelaksanaan Inpres 02/2025 harus bertanggungjawab.

Sebelumnya, awak media dan ormas PEKAT-IB Kuningan sempat mendatangi kantor OP BBWS Cimancis di jalan A. Yani Cirebon untuk bertemu PPK kegiatan tersebut. Namun pihak kantor diduga sengaja menghalang-halangi tugas media dan ormas dengan dalih harus ada janji terlebih dahulu.

"Ini kantor pemerintah, pelayanan publik siapa saja berhak menemui PPK sebagai pejabat publik yang digaji oleh rakyat," tegas Donny.

(Tim)



Tags:
  • BBWS Cimancis
  • Desa Garatengah
  • Headline
  • Hukum
  • Hutama Karya
  • Inpres 02/2025
  • Irigasi
  • Kuningan
  • Pemerintahan
  • Swasembada Pangan
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
























Most popular
  • Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli

    Juli 15, 2024
    Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli
  • KDM Sidak Kuningan. Selamatkan Ciremai atau Melindungi Pengusaha? 15 Pengusaha ambil Air Ilegal Kok Dibiarkan

    Januari 17, 2026
    KDM Sidak Kuningan. Selamatkan Ciremai atau Melindungi Pengusaha? 15 Pengusaha ambil Air Ilegal Kok Dibiarkan
  • Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Acara Silaturahmi dan Ziarah Akbar Sunan Gunungjati

    Juli 15, 2024
    Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Acara Silaturahmi dan Ziarah Akbar Sunan Gunungjati
  • Revitalisasi SMP, SD dan TK Berpotensi Lebih Anggaran Milyaran. Kemana Lebihnya?

    Oktober 13, 2025
    Revitalisasi SMP, SD dan TK Berpotensi Lebih Anggaran Milyaran. Kemana Lebihnya?
  • PEKAT IB Kuningan Soroti Pariwisata Massal di Lereng Gunung Ciremai

    Desember 31, 2025
    PEKAT IB Kuningan Soroti Pariwisata Massal di Lereng Gunung Ciremai
Most popular tags
  • Bisnis
  • Crypto
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Wisata
Benang Merah
Company
  • About Us
  • Redaksi
  • Advertise With Us
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Accessibility
  • Disclaimer
News
  • Bisnis
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan
  • Teknologi
  • Olahraga
Market Data
  • Stocks
  • Commodities
  • Rates & Bonds
  • Currencies
Copyright © 2025 BENANG_MERAH
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo