Tingkatkan Akses Infrastruktur, Desa Margacina Harap Perhatian Pemerintah di Bidang Irigasi

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Tingkatkan Akses Infrastruktur, Desa Margacina Harap Perhatian Pemerintah di Bidang Irigasi

Sabtu, 21 Desember 2019
Kasi Ekonomi dan Pembangunan Desa Margacina, Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan


KUNINGAN (BM) - Letak geografis yang cukup terpencil, desa Margacina kecamatan Karangkancana prioritaskan pembangunan ke arah peningkatan akses infrastruktur, baik jalan maupun irigasi. Hal ini tiada lain guna meningkatkan taraf hidup masyarakat desa sesuai tujuan utama pemerintah dengan adanya dana desa.

Luas wilayah yang cukup besar, terutama lahan pertanian yang mencapai 112 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 2000 jiwa merupakan potensi desa yang perlu dioptimalkan oleh pemdes Margacina untuk menjadi desa berkembang dan maju. Dengan demikian penduduk desa yang sebagian besar bermatapencaharian sebagai perantau di kota besar diharapkan bisa berkurang.

Kepala desa Margacina, H. Didin Sutardi melalui Kasi Ekonomi dan Pembangunan, Lili Lidia menerangkan, guna peningkatan akses, baru-baru ini pemdes beserta masyarakat telah selesai melaksanakan pembangunan untuk tahun anggaran 2019. Tahap terakhir (tahap 3) dialokasikan pada 2 kegiatan pembangunan, antara lain rabat beton Jalan Usaha Tani sepanjang 302 meter, lebar 2 meter dan pembangunan Jalan Poros Dusun yang menghubungkan dusun Margacina dan dusun Cipari dengan lebar 2 meter.

"Dengan dibangunnya banyak akses jalan diharapkan masyarakat kami bisa lebih hidup di semua bidang, baik bidang pertanian maupun perdagangan. Apalagi lahan pertanian di desa Margacina sangat produktif. Kalau di desa lain panen padi hanya 2 kali setahun, di desa kami bisa 3 kali setahun," jelas Lili saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (21/12).

Namun demikian menurut Lili, pihaknya saat ini menemui kendala dalam bidang irigasi dan berharap pemerintah daerah maupun pusat bisa membantu pembangunan irigasi di desa kami yang beberapa tahun lalu terkena bencana alam yang mengakibatkan hancurnya sistem irigasi pertanian di desa kami.

"Kami sudah berusaha memasukkan profosal ke beberapa dinas terkait maupun BBWS untuk bantuan irigasi. Namun sampai saat ini belum satu pun bantuan yang turun ke desa kami. Saya pribadi berharap tahun 2020 pemerintah bisa memperhatikan dengan adanya program bantuan irigasi yang betul-betul sangat dibutuhkan," harapnya

Kalau kita alokasikan dari dana desa, masih Lili, untuk saluran irigasi yang cukup panjang dengan luas sawah yang besar sangat tidak mungkin. Karena di sisi lain masih banyak bidang lain yang memerlukan pembangunan, seperti jalan TPT dan lainnya.

. (Irwan)