DAK Pendidikan SD Kabupaten Kuningan Tahun 2020 Mencapai 28 M

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

DAK Pendidikan SD Kabupaten Kuningan Tahun 2020 Mencapai 28 M

Sabtu, 11 Juli 2020
Kepala Seksi Sarana Dan Prasarana SD Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Rizal Arif Gunawan, SE, M.Si


KUNINGAN, (BM) – Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan kabupaten Kuningan tahun ini secara keseluruhan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Tercatat tahun 2020 ini kabupaten Kuningan mendapat Kucuran dana DAK pendidikan khusus Sekolah Dasar (SD) sebesar 28 Milyar. Angka ini naik sekitar 7 milyar dari tahun 2019 sekitar 21 Milyar.

 

Kenaikan anggaran DAK di bidang pendidikan merupakan salah satu indikator perhatian pemerintah pusat terhadap pendidikan di kabupaten Kuningan  sebagai Kabupaten Pendidikan.  Dimana kita ketahui saat ini sarana dan prasaran pendidikan merupakan faktor pendukung yang cukup vital dalam memajukan pendidikan selain SDM pendidik yang memadai.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kuningan, Drs. H.Uca Somantri, M.Si melalui Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SD, Rizal Arif Gunawan SE, M.Si  menjelaskan untuk tahun ini pelaksanaan DAK Fisik Pendidikan SD meliputi 5 program kegiatan diantaranya, Rehab Ruang Kelas, Rehab Perpustakaan, Ruang Kelas Baru (RKB), Pembangunan Perpustakaan dan pembangunan Jamban.

 

“Rinciannya dari 28 milyar itu, untuk fisik 25 milyar dan pengadaan media pembelajaran (TIK dan alat kesenian) sebesar 3 milyar. Rehab ruang kelas yang paling banyak menyerap anggaran sekitar 16 milyar,” Jelas Rizal saat ditemui, Kamis (9/7).

 

Dikatakan Rizal, untuk tahun ini program tersebut tersebar hampir di setiap kecamatan. Hal ini berdasarkan pengajuan dari masing-masing sekolah yang membutuhkan kemudian disesuaikan dengan Dapodik yang telah diisi oleh pihak Sekolah.

 

“Kalau dulu dalam Dapodik hanya diisi jumlah siswa dan jumlah guru/Tenaga pendidik, tetapi sekarang harus semua aspek termasuk sarana dan prasarana. Walau bagaimana pun kalau aspek sarana dan prasarana tidak diisi dalam Dapodik, bantuan tidak akan bisa turun. Karena nanti dalam proses pengajuan harus acc Bappeda kabupaten, Provinsi, Bappenas dan Kementerian Pendidikan,” Terangnya.

 

Sementara itu, masih Rizal, target pelaksanaan realisasi anggaran DAK SD kabupaten Kuningan selesai bulan September-Oktober , walaupun secara nasional sampai akhir tahun 2020. (Irwan)


GilaBola+