Bantuan Bencana NTT Diserahkan Secara Simbolis Oleh Ormas LMPI

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Bantuan Bencana NTT Diserahkan Secara Simbolis Oleh Ormas LMPI

Senin, 12 April 2021

 

Koordinator Forum Generasi Muda Flobamora wilayah kabupaten Kuningan Jawa Bara, Donny Sigakole saat menerima bantuan secara simbolis

Bandung, (BM) - Penyerahan bantuan korban bencana alam provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara simbolis dilakukan oleh ketua Marcab Kuningan dan ketua Markas Daerah provinsi Jawa Barat Laskar Merah Putih Indonesia, bertempat di gedung Budaya Sabilulungan kabupaten Bandung, Minggu (11/4).


Bantuan berupa baju bekas layak pakai sebanyak 250 karung untuk warga NTT yang terkena bencana diserahkan langsung ke  perwakilan masyarakat NTT, koordinator Forum Generasi Muda Flobamora wilayah kabupaten Kuningan Jawa Barat, Donny Sigakole dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi LMPI se-Jawa Barat.


Donny Sigakole dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan rekan LMPI, masyarakat Kuningan dan PBB (Persatuan Batak Bersatu) yang sudah mau ikut menyumbang buat Masyarakat NTT.


Bantuan berupa baju bekas layak pakai sebanyak 250 karung untuk warga NTT yang terkena bencana


"Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada rekan-rekan LMPI, masyarakat Kuningan dan PBB. Saya sampaikan bahwa masyarakat NTT yang terkena bencana masih banyak membutuhkan uluran tangan baik dari pemerintah maupun swasta atau perorangan," tuturnya


Dampak badai siklon tropis atau yang di kenal dengan badai Seroja yang menerjang sebagian besar wilayah provinsi NTT pada hari Minggu tanggal 3 April 2021mengakibatkan bencana alam lain antara lain banjir bandang dan luapan larva dingin paska meletusnya gunung api Iletolo yang mengakibatkan 150 orang lebih dinyatakan meninggal dunia. 


Ketua Mada Jabar, Bang Hendra dan Ketua Marcab Kuningan, U.Jenggo serta perwakilan masyarakat NTT


Kejadian alam yang menghantam 3 kecamatan disertai banjir bandang di kabupaten malaka, alor, sumba, pulau rote dan pulau sabu itu, mengakibatkan puluhan rumah dan pepohonan serta tiang listrik roboh di kota Kupang akibat angin kencang.


.(Irwan)