Tujuh Pejabat Esselon II Resmi Dilantik

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Tujuh Pejabat Esselon II Resmi Dilantik

Jumat, 15 Oktober 2021

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah tujuh pejabat esselon II

Kuningan, (BM) - Tujuh pejabat essolon II resmi dilantik bupati Kuningan, Jumat (15/10) bertempat di Graha Sajati BKPSDM.

Disamapaikan bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH, kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan diharapkan kinerja organisasi pasca evaluasi kelembagaan dapat segera berjalan secara optimal.


Pelantikan dan pengambilan sumpah yang juga disaksikan oleh Wakil Bupati Kuningan H. M Ridho Suganda, MSi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si meliputi tujuh Aparatur Sipil Negara yang dilantik yang akan menempati jabatan baru diantaranya, Kepala Dinas Perikanan dan pertenakan Kabupaten Kuningan Drs. H. Dadi Hariadi, M.Si. , Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekertariat Daerah Kabupaten Kuningan Drs. H. Nurahim, M. Si. , Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kuningan Dian Fenti Asmara, S. AP. , Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kuningan Drs. Dudy Budiana, M. Si. , Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Deni Hamdani, M. Si. , Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan Dr. Ukas Suharfaputra, MP. dan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan Drs. Ucu Suryana, M. Si.


“Selamat kepada saudara-saudara yang baru diambil sumpah dan dilantik dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, saudara-saudara adalah orang yang diberi amanah untuk duduk dalam jabatan, saya percaya saudara akan memegang terus dan melaksanakan sumpah yang telah diikrarkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya Bupati Acep.  


Kemudian, menurutnya, kebijakan dilaksanakannya alih tugas dan pengisian kekosongan jabatan pimpinan tinggi ini karena adanya pejabat yang telah mencapai batas  usia pensiun dan meninggal dunia.


“Pelantikan ini untuk pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik agar tetap berjalan dengan baik serta guna perbaikan dan peningkatan kinerja organisasi agar tetap berjalannya roda pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat secara optimal, cepat, tepat dan akurat serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” ujarnya.


Bupati juga berpesan, sebagai pemimpin harus berwawasan jauh kedepan, kreatif, inovatif, kaya akan gagasan dengan program yang berdaya guna dan berhasil guna.


“Sekaligus sebagai pemimpin harus dapat menjadi panutan bagi bawahan dan masyarakat pada umumnya, mereka akan senantiasa mengawasi segala aktivitas saudara, untuk itu saudara senantiasa selalu menjaga perilaku dan perbuatan dengan baik dimanapun berada,” tuturnya. 

.(Irwan/Diskominfo)