Hormati Masa Bhakti, MKKS SMP Kuningan Gelar Acara Pelepasan Kepala SMP Purnabakti Periode 2022

Iklan Semua Halaman

Hormati Masa Bhakti, MKKS SMP Kuningan Gelar Acara Pelepasan Kepala SMP Purnabakti Periode 2022

Rabu, 11 Januari 2023
Acara Pelepasan Kepala SMP Purnabakti Periode 2022 di RM Mayang


Benangmerah - Tujuh kepala SMP di kabupaten telah memasuki masa pensiun purnabakti periode 2022. Untuk menghormati masa bhakti para kepala sekolah yang pensiun, organisasi MKKS SMP kabupaten Kuningan menggelar acara pelepasan, bertempat di Gedung Mayang, Rabu (11/1/2023).


Mereka yang purnabakti diantarannya, Hj. Muslimah, S.Pd, M.M.Pd (SMPN 2 Cidahu), Drs. Maman Hermana, M.M.Pd (SMPN 1 Selajambe), Dodo Moh. Darda, M.Pd (SMPN 5 Kuningan), H. Didi Mulyadi, S.Pd (SMPN 1 Mandirancan), Ahda, S.Pd (SMPN 2 Kramatmulya), M.M, H. Agas Suardi, S.Pd, M.M (SMPN 1 Cibeureum) dan Undang Sudirman, M.Pd (SMPN 2 Pancalang)


Dalam acara tersebut hadir Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H. Uca Somantri, Manager Cutomer and Ritel II, Kepala Bidang Pembinaan SMP, serta sporsor dari CV Erlangga dan CV Purwa.


Ketua MKKS Sade Tahya Hadik dalam sambutannya menyampaikan bagaimana muhasabah pensiun ala rosululloh. Kita hanya berpikir habiskan masa tua. Kita kehilangan gairah atau mungkin pemikiran. 


"Di usia 53 tahun rosululloh makin aktif. Usia pensiun bukan akhir segalanya, masih banyak kegiatan yang bisa dilakukan yang berguna untuk sendiri orang lain atau agama dan negara," kata Sade dilanjut menyanyi 'tentang rasa' dari astrid


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan, sadar tidak sadar kita telah bersandar pada beliau2 yang pensiun. Semuanya telah berdiri tegak melaksanakan tugas selama bekerja. Kita tidak tahu apa yang akan kita kerjakan. Hanya tahu perencanaan atau planning. Terkait sertifikasi yang dipending 2 bulan, dinas pendidikan hanya sebatas 'ulis' sementara bendahara daerah adalah BPKAD.


"Saya ucapkan selamat kepada para kepala SMP yang pensiun. Insyay Alloh jasa para bapak ibu menjadi amal ibadah, tetap sehat, bisa menikmati masa pensiun. Terimakasih kekompakan dan silaturahminya," ungkap H. Uca. 


Dirinya menambahkan kepada para kepala sekolah untuk tetap berkomitmen sebagai kabupaten pendidikan. Diminta partisipasinya dalam mendorong pendidikan usia dini. Menurut data sekitar 1400 siswa yang dropout.


.(Irwan)