Bencana Bandung Barat Peringatan Bagi Lereng Lain Termasuk Ciremai
![]() |
| Kemiripan lokasi lereng gunung Burangrang dan lereng gunung Ciremai Kuningan |
KUNINGAN (BM) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) kepada tempo.co, Sabtu (26/1) mengungkapkan dugaan betonisasi di kawasan Bandung Barat menyebabkan daya dukung lingkungan rusak dan mengakibatkan longsor.
Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat Wahyudin Iwang menjelaskan dugaan penyebab bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Menurut dia, ada kerusakan lingkungan akibat kegiatan yang tidak sesuai dengan tata ruang di Kawasan Bandung Utara atau KBU.
Salah satu kegiatan yang merusak daya dukung yaitu betonisasi atau pembangunan properti seperti perumahan, vila, hotel dan resor. Pembangunan itu juga tidak sesuai dengan tata ruang dan lingkungan hidup di KBU.
Kejadian ini seolah memperingatkan pemerintah terhadap Kegiatan pengembang wisata di lereng-lereng lainnya tanpa kecuali Lereng Gunung Ciremai di kabupaten Kuningan. Lereng gunung Ciremai mempunyai fungsi yang sama sebagai daerah resapan air dan konservasi. Hal ini juga yang sekarang banyak diperdebatkan oleh masyarakat kabupaten Kuningan.
Kegiatan pengembangan wisata di sepanjang lereng Ciremai sudah sepantasnya ditinjau ulang baik oleh pemerintah daerah kabupaten Kuningan maupun Provinsi Jawa Barat.
Dukungan masyarakat terhadap tata kelola lingkungan yang arif dan bijaksana sesuai dengan kawasan konservasi dan resapan air di lereng Ciremai terus bermunculan melalui Medsos.
Salah satu kegiatan yang merusak daya dukung yaitu betonisasi atau pembangunan properti seperti perumahan, vila, hotel, restoran dan resor. Pembangunan itu juga tidak sesuai dengan tata ruang dan lingkungan di wilayah resapan air.
.(One)


