Benang Merah

Benang Merah

  • Bisnis
  • _Ekonomi
  • _Keuangan
  • _Konstruksi
  • _UMKM
  • Teknologi
  • _Iptek
  • _AI
  • _Kripto
  • Pengetahuan
  • _Pendidikan
  • _Kesehatan
  • _Sosial Budaya
  • _Wisata
  • Pemerintahan
  • _Politics
  • _Hukum
  • Olahraga
  • _Sepakbola
  • _Otomotif
  • Video
  • Search Button
  • Beranda
  • Arunika
  • Gunung Ciremai
  • Headline
  • Kuningan
  • Pariwisata Massal
  • Pengetahuan
  • Wisata

Dampak Lingkungan Pembangunan Pariwisata Massal di Kaki Gunung Ciremai Mulai Terlihat

Oleh www.benangmerah.co.id
Mei 20, 2026

 


KUNINGAN (BM) - Peristiwa banjir di kawasan desa Cisantana mulai menimbulkan kekhawatiran dari masyarakat sekitar. Pembangunan pariwisata massal yang masif menggunakan konstruksi berat diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya luapan air hujan di kawasan tersebut. Berkurangnya daya resap air menjadi faktor utama. 

Mengutip dari media voxpopuli.co.id (19/5/2026) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna menjelaskan hasil pengecekan lapangan bersama Bupati Kuningan.

“Titik awal sumber air ada tiga titik, dari Ipukan, dari arah masjid, dan dari bumi perkemahan. Selain dari drainase yang kurang baik, volume air ke jalan juga disebabkan kurangnya resapan dan juga kurangnya penanaman pohon di hulu,” katanya.

Selain faktor hujan deras, Putu juga menyoroti kondisi drainase yang dinilai belum optimal serta berkurangnya daya resap kawasan hulu akibat minimnya penanaman pohon.

Dikatakannya, arahan pertama dari Bupati Kuningan adalah segera melakukan pembenahan drainase di lokasi terdampak.

“Arahan Pak Bupati pertama adalah memperbaiki saluran drainase kiri kanan, baik memperdalam maupun dilebarkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Dinas PUPR juga menilai perlu adanya keterlibatan para pelaku usaha pariwisata di kawasan tersebut agar pembangunan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan tata air. Ia menyebut di kawasan tersebut terdapat sejumlah lokasi wisata dan penginapan seperti Arunika Eatery, Botanika, Highland serta D’Orchid yang berada di sekitar titik aliran air.

Pembangunan dan Pengembangan wisata dengan konstruksi berat di kawasan Cisantana

Sebelumnua Ormas PEKAT IB DPD Kuningan sudah beberapa kali menyoroti tentang pembangunan wisata di daerah kaki gungung Ciremai terutama di wilayah desa Cisantana. Dari awal pihaknya menilai pembangunan wisata secara masif dengan konstrukai berat seperti yang terjadi di wisata Arunika, Botanika, Highland serta D’Orchid jelas bisa mengurangi daya resap air terutama di saat hujan. 

"Pembangunan konstruksi berat yang berada di daerah dengan kemiringan yang tinggi jelas akan mengurangi daya resap air. Akibatnya, air hujan mengalir deras ke daerah sekitarnya. Ingat, ini baru awal, mungkin juga peringatan dari alam gunung Ciremai, " Ungkap Ketua PEKAT IB DPD Kuningan, Donny Sigakole, Selasa (19/5). 

Sayangnya berbagai sorotan dan kritikan terhadap pembangunan dan pengembangan wisata dari berbagai pihak seolah tidak pernah didengar baik oleh pelaku usaha wisata maupun Pemkab Kuningan. 

. (One) 


Tags:
  • Arunika
  • Gunung Ciremai
  • Headline
  • Kuningan
  • Pariwisata Massal
  • Pengetahuan
  • Wisata
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal




















































Most popular
  • Perpres 115 Tahun 2025 : Mitra MBG (dapur) Dilarang Merangkap Sebagai Supplier

    April 21, 2026
    Perpres 115 Tahun 2025 : Mitra MBG (dapur) Dilarang Merangkap Sebagai Supplier
  • Agen Perusahaan J&T Cargo di Kuningan Diduga Labrak PP 36 tahun 2021

    Mei 07, 2026
    Agen Perusahaan J&T Cargo di Kuningan Diduga Labrak PP 36 tahun 2021
  • Isu Pembebasan Lahan Al Zaytun di Kuningan Semakin Menguat. PUTR Belum Terima Permintaan ITR

    Mei 03, 2026
    Isu Pembebasan Lahan Al Zaytun di Kuningan Semakin Menguat. PUTR Belum Terima Permintaan ITR
  • Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli

    Juli 15, 2024
    Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli
  • Tim Futsal SMK Pertiwi Kuningan Kembali Torehkan Prestasi Membanggakan

    Mei 10, 2026
    Tim Futsal SMK Pertiwi Kuningan Kembali Torehkan Prestasi Membanggakan
Most popular tags
  • Bisnis
  • Crypto
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Wisata
Benang Merah
Company
  • About Us
  • Redaksi
  • Advertise With Us
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Accessibility
  • Disclaimer
News
  • Bisnis
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan
  • Teknologi
  • Olahraga
Market Data
  • Stocks
  • Commodities
  • Rates & Bonds
  • Currencies
Copyright © 2025 BENANG_MERAH
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo