Benang Merah

Benang Merah

  • Bisnis
  • _Ekonomi
  • _Keuangan
  • _Konstruksi
  • _UMKM
  • Teknologi
  • _Iptek
  • _AI
  • _Kripto
  • Pengetahuan
  • _Pendidikan
  • _Kesehatan
  • _Sosial Budaya
  • _Wisata
  • Pemerintahan
  • _Politics
  • _Hukum
  • Olahraga
  • _Sepakbola
  • _Otomotif
  • Video
  • Search Button
  • Beranda
  • Ekonomi

Alasan Pemerintah Buka Peluang Menunda Proyek Infrastruktur

Oleh www.benangmerah.co.id
Juli 28, 2018

benangmerah.co.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menekankan pemerintah akan berfokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Untuk itu, ia membenarkan bahwa pemerintah berencana menunda proyek infrastruktur yang tak menjadi prioritas demi menekan laju impor.

“Kalau ada proyek-proyek yang memang perlu untuk dilakukan review dan reschedulekarena konten impornya tinggi namun urgensinya tidak tinggi, kita bisa melakukan review seperti itu,” kata Sri Mulyani saat jumpa pers di kantornya, Jakarta pada Jumat (27/7/2018).

Menurut Sri Mulyani, kementerian yang dipimpinnya akan menggunakan instrumen fiskal yang ada guna mendorong laju ekspor serta mengupayakan substitusi produk-produk yang selama ini impor. Adapun langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap gejolak di perekonomian global yang sedang terjadi.

Selain membuka peluang untuk menunda proyek infrastruktur yang tidak menjadi prioritas, pemerintah juga akan mendorong berkembangnya sektor pariwisata serta memprioritaskan industri berbasis ekspor. Sri Mulyani memastikan kementerian/lembaga terkait akan terus bersinergi guna meningkatkan devisa yang diterima negara.

Di samping mengupayakan sejumlah strategi, pemerintah juga siap mendukung berbagai kebijakan yang diterbitkan Bank Indonesia (BI). Menkeu mengungkapkan, peran untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi harus diemban oleh pemerintah yang bersinergi dengan BI.

Masih dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani mengatakan bahwa gejolak perekonomian di tataran global masih akan terus berlanjut. Selain disebabkan oleh sejumlah kebijakan yang terkait perdagangan internasional, gejolak itu juga turut dipengaruhi keputusan Bank Sentral AS (The Federal Reserve) yang masih bakal menaikkan suku bunga acuannya beberapa kali.

“Ini memberikan suatu nuansa bahwa kita menghadapi situasi yang masih dinamis di lingkungan global. Oleh karena itu, di dalam negeri kita harus terus berkoordinasi agar semakin kuat,” ujar Sri Mulyani.

Adapun Sri Mulyani tak menampik apabila gejolak itu turut memengaruhi sejumlah negara berkembang lain yang tergabung dalam G20. Ia menceritakan bahwa gejolak perekonomian global turut menciptakan ketidakpastian dan bahkan bisa menciptakan dampak negatif di negara-negara berkembang lainnya.

Sejumlah kebijakan pun, menurut Sri Mulyani, diambil negara-negara tersebut dengan harapan dapat mengurangi volatilitas arus modal. 

“Di banyak negara berkembang lain, ada ketidakmampuan untuk merespons cepat karena masalah politik dalam negeri dan lain-lainnya. Untuk itu, Indonesia harus tetap menjaga suatu kestabilan politik untuk mendukung langkah-langkah yang memang harus dilakukan,” jelas Sri Mulyani. (red)
Tags:
  • Ekonomi
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal








Most popular
  • PEKAT IB Kuningan Soroti Pariwisata Massal di Lereng Gunung Ciremai

    Desember 31, 2025
    PEKAT IB Kuningan Soroti Pariwisata Massal di Lereng Gunung Ciremai
  • PEKAT IB Bertekad Bawa Hasil Investigasi Program Revitalisasi Sekolah Ke Jalur Hukum

    Desember 30, 2025
    PEKAT IB Bertekad Bawa Hasil Investigasi Program Revitalisasi Sekolah Ke Jalur Hukum
  • Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli

    Juli 15, 2024
    Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli
  • Terkendala Ijin, Pembangunan Gedung Praktek dr. Krisyudi Dihentikan Sementara.

    Maret 26, 2019
    Terkendala Ijin, Pembangunan Gedung Praktek dr. Krisyudi Dihentikan Sementara.
  • SMKN 3 Kuningan Tingkatkan BLUD Melalui Penguatan TEFA

    Desember 23, 2025
    SMKN 3 Kuningan Tingkatkan BLUD Melalui Penguatan TEFA
Most popular tags
  • Bisnis
  • Crypto
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Wisata
Benang Merah
Company
  • About Us
  • Redaksi
  • Advertise With Us
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Accessibility
  • Disclaimer
News
  • Bisnis
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan
  • Teknologi
  • Olahraga
Market Data
  • Stocks
  • Commodities
  • Rates & Bonds
  • Currencies
Copyright © 2025 BENANG_MERAH
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo