PKBM Al-Hidayah Siapkan Gedung Baru

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

PKBM Al-Hidayah Siapkan Gedung Baru

Selasa, 24 September 2019
Ketua Yayasan Al-Hidayah/ Kepala SPNF SKB kabupaten Kuningan, Cece Sutisna

KUNINGAN (BM) - Beredarnya rumor tentang keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Al-Hidayah yang beralamat di desa Gunungkeling kecamatan Cigugur kabupaten Kuningan terjawab setelahnya media online www.benangmerah.co.id menemui salah satu pengurus yayasan yang menaungi lembaga non formal tersebut. 

Menurut ketua yayasan Al-Hidayah, Cece Sutisna menjelaskan keberadaan lembaga non formal PKBM Al-Hidayah saat ini sudah tidak lagi di tempat yang lama, melainkan sudah pindah ke tempat yang baru yaitu bertempat di perumahan Pesona Alam Gunungkeling. Proses perpindahan alamat ini juga sudah dikoordinasikan dengan Bidang pembinaan PAUD dan Dikmas Disdikbud kabupaten Kuningan. Bahkan saat ini masih dalam tahap pembangunan.

“Kalau dulu kita ngontrak, sekarang sudah pindah ke tempat yang baru. Bahkan saat ini lagi proses pembangunan,” tutur Cece saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/9).

Diterangkannya sistem KBM dalam pendidikan non formal berbeda dengan pendidikan formal. Dalam pendidikan formal seperti SD, SMP dan SMA yang menjadi sentral pengembangan pendidikan adalah guru dan sekolah. Hal ini berbeda dengan pendidikan non formal dimana sentral pendidikan adalah peserta didik. Maju mundurnya siswa tergantung dari siswa itu sendiri. Seperti yang dilaksanakan di PKBM Al-Hidayah yang mengadakan Kejar Paket B dan C.

Metode KBM dalam pendidikan non formal seperti PKBM, lanjut Cece, bisa ditempuh dengan lima cara, yaitu, sistem Face to Face di kelas atau tatap muka dimana tempat dan tutor disiapkan oleh lembaga, pembelajaran sistem tutorial dimana tutor diundang oleh siswa dalam suatu tempat, pembelajaran dengan modul, pembelajaran dengan metode daring/internet, dan pembelajaran Home Schooling/private.

“Dari sistem tersebut pelaksanaan KBM di pendidikan non formal Al-Hidayah jelas sangat berbeda dengan pendidikan formal. Pelaksanaannya pun tidak terbatas waktu. Bisa pagi, siang atau sore. Makanya sekilas tidak terlihat adanya KBM, “ pungkas Kepala SKB kabupaten Kuningan.

. (One)