293 Warga Desa Parakan Rela Antri Saat Terima BLT Subsidi BBM

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

293 Warga Desa Parakan Rela Antri Saat Terima BLT Subsidi BBM

Minggu, 18 September 2022

 

Situasi diluar kantor pos kecamatan Maleber saat penyaluran BLT BBM desa Parakan

Kuningan, (BM) - 293 warga desa Parakan kecamatan Maleber rela antri berdesakan saat menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah di kantor pos kecamatan Maleber yang terletak di desa Cinagara.


Keputusan pemerintah mengalihkan subsidi BBM kepada BLT menghadirkan pro dan kontra di masyarakat. Sebagian berpendapat akan lebih baik dialihkan ke pembangunan daripada dialihkan dalam bentuk bantuan. Sebagian lagi masyarakat penerima BLT rela antri berdesakan saat dirinya tercatat di kementerian sosial sebagai penerima bantuan.


Seperti halnya terjadi di desa parakan kecamatan Maleber kabupaten Kuningan. Menurut kepala desa Parakan, M. Tohir didampingi sekretaris desa, Suhandi, penyaluran BLT BBM sengaja diserahkan langsung kepada pihak kantor pos kecamatan untuk menghindari prasangka tidak baik dari masyarakat yang tidak menerima bantuan.


"Semua data DTKS selalu update dari desa melalui aplikas. Namun ketika penerima bantuan yang muncul tidak sesuai harapan, itu bukan kewenangan pemerintah desa melainkan kewenangan dan keputusan Kementerian Sosial," ungkap M.Tohir.


Situasi didalam kantor pos kecamatan Maleber saat penyaluran BLT BBM desa Parakan


Dirinya sebagai kepala desa berharap masyarakat bisa memahami akan hal tersebut. Semua masyarakat yang dianggap tidak mampu telah didaftarkan secara online dan selalu update. 


Senada kepala desa, sekdes Suhandi menambahkan bahwa pihaknya terkadang tidak mengerti dengan data penerima bantuan yang muncul dari kementerian sosial. 


"Per tiga bulan selalu kita perbaharui data tersebut. Karena selalu ada perubahan, seperti masyarakat penerima yang meninggal sebetulnya sudah kami perbaharui," tambah Suhandi.


.(Irwan)