Penanganan ODGJ Harus Melibatkan Semua Pihak
Kuningan, (BM) - Maraknya ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang berkeliaran baik di kota dan desa diseluruh Kabupaten Kuningan, menjadi persoalan bersama, sebab dalam penanganan ODGJ tersebut melibatkan semua unsur terkait.
Untuk mengetahui situasional maraknya ODGJ didaerah yang berlambang Kuda, media online Benang Merah menghubungi Kepala Dinas Sosial Kab Kuningan, Tatiek Ratna Mustika, S.Sos, MT yang diwakili Kabid Rehabilitasi Sosial Cicih Nuryaningsih, SE (31/7) diruang kerjanya dengan tegas dan lugas mengatakan, dalam penanganan ODGJ tidak hanya Dinas Sosial saja sebagai leading sektor, adapun lembaga lain seperti Satpol PP, lembaga Yayasan penganan ODGJ seperti yang ada di Desa Tambakbaya Kec Garawangi berikut lembaga yang lainnya.
Lebih jauh Cicih Nuryaningsih memaparkan, pihaknya dalam menangani masalah ODGJ harus memutar otak juga berpikir cerdas sebab yang ditangani bukan orang normal, disamping itu jumlah personal sedikit ditambah tempat penampungan cuman ada satu ruang itupun milik kantor Dinsos.
"Tapi walaupun demikian kami bekerja secara proporsional dan maksimal, semuanya adalah tanggungjawab kami" tambah Cicih Nuryaningsih dengan nada datar.
Hasil pemantauan sejumlah awak media online, nampak dengan jelas sejumlah ODGJ berwajah baru dalam setiap harinya selalu keliling, walaupun tidak membahayakan tapi masyarakat merasa tidak nyaman terutama anak kecil. (Yesi) ***


