Wartawan Kuningan Jadi Korban Kekerasan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Wartawan Kuningan Jadi Korban Kekerasan

Sabtu, 11 Agustus 2018
Ilustrasi
Kuningan - Kasus kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah salah seorang wartawan di Kabupaten Kuningan.

Dede yang merupakan wartawan media online indoshinju.com diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh oknum perangkat desa dan beberapa orang warga Desa Salakadomas Kecamatan Mandirancan Kuningan Jawa Barat, Senin (6/8/2018).

Maksud hati ingin konfirmasi perihal proyek pembangunan gedung Balai Desa setempat yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan, Dede malah mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan bahkan sampai berujung kepada penganiayaan.

Dilansir dari media lokal setempat, Dede menuturkan bahwa awal kejadian tersebut adalah ketika dirinya sedang melakukan konfirmasi dengan Kepala Desa setempat. Tiba-tiba salah seorang perangkat desa yang turut mendampingi merebut handphone yang digunakan Dede untuk merekam dengan alasan hal tersebut tidak diperbolehkan.

"Ketika saya konfirmasi dengan Kepala Desa, tiba-tiba handphone yang saya gunakan untuk merekam direbut, dengan alasan tidak diperbolehkan, " tutur Dede.

Karena merasa dihalangi dalam melaksanakan tugas jurnalisnya, maka sempat terjadi adu mulut kecil antara oknum Perangkat Desa dan Dede. Tidak hanya itu, oknum perangkat Desa tersebut juga memanggil massa yang saat itu sedang bekerja hingga dalam waktu singkat dirinya sudah dikerumuni massa yang juga turut mengintimidasi bahkan mengancam akan memukulinya.

"Massa langsung berkerumun dan mengancam akan memukli saya kalau tidak menghapus rekaman tersebut, " katanya.

Massa semakin tidak terkendali manakala Dede tidak mau menghapus rekaman tersebut sehingga terjadilah pemukulan terhadapnya di bagian kening dan dada yang dilakukan oleh beberapa orang warga.

Mendapatkan perlakuan seperti itu, Dede merasa tidak terima dan melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian setempat.

Kasus kekerasan ini juga mendapat reaksi keras dari ormas Laskar Merah Putih Indonesia LMPI Kuningan yang kini mendampingi Dede dalam melanjutkan proses hukum dari kasus yang menimpanya itu.

.red