3100 Perangkat Desa Merupakan Nasabah BPR Kuningan

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

3100 Perangkat Desa Merupakan Nasabah BPR Kuningan

Rabu, 03 Juli 2019
Dirut PD BPR Kuningan, Dodo Warda, SE
KUNINGAN (BM) - Usaha PD BPR Kuningan dalam memberikan pelayanan terbaik di bidang perbankan terutama untuk nasabah perangkat desa dirasa cukup berhasil. Sekitar 3600 perangkat desa dari 360 desa di kabupaten Kuningan, ternyata 3100 orang sudah merupakan nasabah PD BPR Kuningan. ini merupakan salah satu keberhasilan BPR Kuningan dalam pelayanan jasa keuangan di tingkat desa.

PD BPR Kuningan merupakan salah satu lembaga keuangan yang dipercaya dalam pengelolaan kas daerah, yaitu dalam hal mengelola dan menyalurkan Dana Desa.

"Kalau dulu namanya raksa desa dengan nominal 100 juta, sekarang dana desa mencapai 1,3 milyar dikelola PD BPR Kuningan. Hal inilah yang sangat membantu kinerja kami selama ini,"Jelas Direktur Utama PD BPR Kuningan yang baru dilantik, Dodo Warda, SE saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/7).

Ditambahkannya, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada perangkat desa, PD BPR juga memberikan pelayanan pinjaman dengan bunga rendah hanya 1,25 persen bagi para perangkat desa dengan persyaratan yang cukup mudah. Kalau dulu harus dengan jaminan BPKB, sekarang cukup dengan SK perangkat desa, bahkan pinjamannya pun bisa mencapai 50 juta disesuaikan dengan besaran siltap dan masa jabatan.

"Sampai saat ini sekitar 3100 dari total 3600 perangkat desa sudah dibiayai PD BPR Kuningan dalam bentuk pinjaman. Dilihat tingkat kemacetan kredit, jenis pinjamannya pun bisa dikatakan aman, karena langsung dipotong siltap desa," Kata Dodo

Lebih jauh Dodo menjelaskan, walaupun sebenarnya Visi/Misi BPR Kuningan adalah meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Kuningan dengan pinjaman produktif. Namun pinjaman terhadap perangkat desa juga walaupun masuk dalam kategori Konsumtif, tapi penggunaannya kebanyakan untuk modal usaha. Hal ini didasari dengan besaran siltap yang diterima dianggap belum mampu memenuhi semua kebutuhan hidup perangkat. Makanya banyak perangkat yang mempunyai usaha baik di daerahnya maupun di luar kota Kuningan.

.(Irwan)  

GilaBola+