SMKN 2 Kuningan Terapkan Konsep Jabar Masagi Dalam Pembelajaran

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

SMKN 2 Kuningan Terapkan Konsep Jabar Masagi Dalam Pembelajaran

Rabu, 09 Oktober 2019
Kampus SMKN 2 Kuningan, Jl. Raya Sukamulya No 77, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

KUNINGAN (BM) - Jabar Masagi merupakan salah satu program pemerintah Provinsi Jawa Barat periode 2018 – 2023 yang diprakarsai oleh Gubernur jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil dengan orientasi pada pendidikan karakter. Sasaran program ini terutama generasi muda atau kaum milenial. Program ini merupakan reaktualisasi nilai-nilai kesundaan yang telah lama dianut dan semangat pemahaman dan pengamalan kembali terhadap nilai-nilai kesundaan dapat digelorakan secara semarak dan lebih kontekstual.

Masagi berasal dari kata pasagi yang artinya “bentuk persegi”, “segi empat” atau “bujur sangkar”. Bentuk bangun seperti itu memiliki empat sisi yang sama dan seimbang. Oleh sebab itu benda yang memiliki bentuk demikian tidak pernah menggelinding atau bahkan tidak mudah goyah. Posisinya tegak kokoh karena ditopang oleh sudut atau siku-siku yang kuat. Metafor itulah rupanya yang hendak diterapkan terhadap warga Jawa Barat dari program Jabar Masagi, yaitu membentuk manusia Jawa Barat yang masagi. Jalma masagi yaitu manusia yang berpengetahuan atau serba tahu serta serba bisa.


Kepala Sekolah SMKN 2 Kuningan, Drs. Lili Ramli, M.Kom

Kepala sekolah SMKN 2 Kuningan Drs. Lili Ramli, M.Kom menjelaskan saat ini konsep Jabar Masagi sudah menjadi rencana kerja di sekolah kami. Bahkan Visi sekolah pun disesuaikan dengan konsep tersebut, yaitu Menjadi Smk Unggul Dengan Landasan Iman Dan Takwa Serta Menghasilkan Tamatan Yang Masagi.

“Dalam penerapan Program Jabar Masagi, tentunya menemui beberapa tantangan diantaranya, Konsep Jabar Masagi belum dipahami oleh seluruh SDM di SMK Negeri 2 Kuningan, Memerlukan komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan karakter melalui program Jabar Masagi, Belum adanya program dan rencana kerja secara nyata di sekolah,” terang Lili saat dihubungi via seluler, Senin (7/10).

Menurutnya, solusi dari semua tantangan tersebut bisa terjawab dengan Sosialisasi kepada seluruh guru, staf TU dan siswa tentang konsep Jabar Masagi, Mengisi Fakta Integritas tentang Implementasi Jabar Masagi ke seluruh elemen di sekolah, Menyusun program/rencana kerja yang relevan dengan Jabar Masagi.


Program Kerja Jabar Masagi SMKN 2 Kuningan

“Bulan Oktober 2019 ini rencana kerja program Jabar Masagi sudah masuk dalam tahap perencanaan sekaligus sosialisasi kepada TU, guru dan siswa. Dilanjutkan Implementasi pendekatan pembelajaran Jabar Masagi pada mata pelajaran dan program kerja sekolah pada periode bulan November 2019 sampai Maret 2020. Setelah itu baru dilakukan evaluasi, laporan pelaksanaan program,” jelasnya.


Perlu diketahui SMKN 2 Kuningan merupakan satu dari 21 sekolah di Jawa Barat yang ditunjuk sebagai sekolah Jabar Masagi dan merupakan program Pemprov Jabar.

. (Irwan)

GilaBola+