Hadapi PPDB 2021/2022, SMP Negeri 2 Garawangi Kerjasama Dengan Pontren

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Hadapi PPDB 2021/2022, SMP Negeri 2 Garawangi Kerjasama Dengan Pontren

Selasa, 15 Juni 2021

 

Kepala SMP Negeri 2 Garawangi, H. Sukmana, S.Pd, MM (kiri) Didampingi Bendahara Sekolah

Kuningan, (BM) - Jelang pembukaan PPDB tahun ajaran 2021/2022 yang akan dimulai pada tanggal 28 Juni 2021, SMP Negeri 2 Garawangi kabupaten Kuningan telah menjalin kerjasama dengan salah satu Pontren besar yang dekat dengan sekolah.


Hal ini dilakukan pihak sekolah guna menampung calon peserta didik yang ingin belajar di sekolah sambil mondok di pondok pesantren. Ini merupakan juga strategi dalam menghadapi ketatnya persaingan dalam menjaring calon peserta didik.


"Persaingan di dunia pendidikan saat ini semakin ketat. Banyaknya MTs baik negeri maupun swasta menambah persaingan juga dalam PPDB. Maka berdasarkan minat siswa kelas 6 SD (red. yang sekarang lulus) dan para orang tua siswa yang ingin anaknya sekolah sambil mondok di pontren, kita jalin kerjasama dengan salah satu Pontren di sini," jelas Kepala SMPN 2 Garawangi, H. Sukmana, S.Pd, MM saat ditemui, Jumat (11/6).


Baca juga : BOS Tahun 2020 SMP Negeri 2 Maleber Dipertanyakan. Biaya Pemeliharaan Disorot

Baca juga :Prasarana Memadai, SMPN 1 Karangkancana Butuh Sarana Olahraga


Sisi lain, dikatakan Sukmana, pengasuh pontren juga sangat mengharapkan kerjasama ini terjalin sebelumnya. Bagi siswa sendiri merupakan suatu hal yang positip, sebab lebih bisa mendalami ilmu agama Islam.


Siswa SMP Negeri 2 Garawangi saat ini berjumlah 509 orang dan target PPDB nanti 192 orang atau 6 rombel. Sementara hasil penjajakan pihak sekolah baru 100 siswa yang dipastikan akan mendaftar ke sekolah ini.


"Saat ini yang sudah menyatakan minat baru 100 siswa. Mudah nanti bisa mencapai target, karena pendaftarannya juga baru mulai dibuka secara online tanggal 28 Juni sesuai instruksi Disdik kabupaten Kuningan," pungkasnya.


.(Irwan)