PPDB SMP Negeri 1 Nusaherang Berjalan Sukses

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

PPDB SMP Negeri 1 Nusaherang Berjalan Sukses

Minggu, 18 Juli 2021

 

Kepala SMPN 1 Nusaherang, Suhara, S.Pd

Kuningan, (BM) - Penerimaan Peserta Didik Baru SMP Negeri 1 Nusaherang kabupaten Kuningan ditutup dengan keberhasilan sekolah menambah dua rombongan belajar (rombel).


Sekolah yang telah meluluskan hanya 28 siswa kelas IX berhasil menjaring 90 orang siswa baru untuk tahun ajaran 2021/2022. Hingga kini, berjumlah 264.


Melihat data kenaikan jumlah siswa pada PPDB tahun ini, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap SMP Negeri 1 Nusaherang mulai terbangun. Hal ini tentunya tidak lepas dari peran sekolah khususnya panitia dalam sosialisasi dan komunikasi ke setiap SD yang berjumlah 14 sekolah.


Kepala SMP Negeri 1 Nusaherang, Suhara, S.Pd merasa bangga sekolahnya mulai kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat. Selama ini pihaknya berusaha membangun sekolah baik dari sisi sarana prasarana maupun akademik.


"Kami merasa senang dengan usaha dan upaya para guru dan tenaga pendidik lainnya. Selama ini kita berusaha meyakinkan siswa dan orangt tua siswa melalui sosialisasi ke sekolah dasar yang ada di lingkup kecamatan Nusaherang. Hasilnya, PPDB tahun ini kita mendapat 90 siswa baru. Naik 2 rombel dari jumlah siswa sebelumnya," ungkap Suhara kepada media benangmerah.co.id, Jumat (16/7).


Dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun karena situasi Covid-19, Kuningan masuk zona merah, dan masih dalam situasi PPKM Darurat, terpaksa kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan zoom meeting.


"Dalam situasi PPKM Darurat kita tidak berani melanggar aturan pemerintah. MPLS yang seharusnya dilaksanakan secara tatap muka, dipastikan akan dilaksanakan secar daring dan zoom meeting. Namun demikian siswa baru tidak usah berkecil hati, meskipun pendidikan sangat penting, namun kesehatan jauh lebih penting dari segalanya," tukasnya.


.(Irwan)