Capaian Gizi Harus Sebanding dengan Triliunan Rupiah Alokasi Negara
KUNINGAN (BM) – Masyarakat pemerhati kebijakan publik, Jack Barron, kembali memberikan kritik keras terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, Jack menyoroti besarnya anggaran negara yang telah dialokasikan dengan realitas kemajuan gizi anak di lapangan.
Jack menilai, dengan alokasi dana yang mencapai triliunan rupiah dari APBN, seharusnya lompatan kualitas kesehatan anak terjadi secara revolusioner
"Kita bicara soal uang rakyat dalam jumlah yang fantastis. Publik perlu mempertanyakan: apakah kenaikan indikator antropometri anak yang hanya beberapa persen itu sepadan dengan biaya triliunan yang dikeluarkan? Harus disinkronkan secara matematis dan logika kebijakan," tegas Jack Barron.
Dalam analisisnya, Jack membedah beberapa titik kritis terkait sinkronisasi anggaran dan hasil gizi diantaranya:
Efisiensi Biaya per Kalori
Jack mempertanyakan besaran biaya operasional dan rantai pasok yang memakan porsi anggaran besar, namun seringkali menyisakan menu yang diduga belum memenuhi standar gizi makro yang ideal di piring siswa.
Disparitas Anggaran vs Dampak
Ia menunjuk adanya wilayah dengan serapan anggaran tinggi namun diduga menunjukkan tren status gizi yang stagnan, mengindikasikan adanya dugaan kebocoran atau inefisiensi dalam distribusi.
Audit Independen atas Hasil
Jack mendesak agar hasil program tidak hanya dilaporkan oleh internal pemerintah, tetapi diaudit oleh pihak ketiga untuk mencocokkan setiap rupiah yang keluar dengan gram protein yang diserap oleh tubuh anak.
Risiko Pemborosan Fiskal
Ia memperingatkan bahwa tanpa pengawasan ketat, program MBG berisiko menjadi beban fiskal jangka panjang yang tidak memberikan Return on Investment (ROI) berupa kualitas SDM yang nyata.
"Jangan sampai anggaran negara yang besar ini habis hanya untuk urusan logistik dan seremoni, sementara esensi gizinya justru terpinggirkan. Pemerintah diminta untuk membuka data biaya per anak secara transparan dan menyandingkannya dengan grafik pertumbuhan mereka sejak program ini mengawali langkahnya," tambah Jack
Pernyataan ini dikeluarkan sebagai desakan agar otoritas terkait melakukan evaluasi total terhadap mekanisme penggunaan anggaran MBG agar lebih tepat sasaran dan memberikan dampak kesehatan yang benar-benar transformatif bagi generasi mendatang.
.(One)


