Dalam Waktu Dekat Petani Desa Cilebak Akan Rasakan Manfaat Pembangunan Saluran Irigasi

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Tag Populer

Dalam Waktu Dekat Petani Desa Cilebak Akan Rasakan Manfaat Pembangunan Saluran Irigasi

Senin, 12 Oktober 2020

 

Kepala Desa Cilebak, Sapja Diah Wijaya


KUNINGAN, (BM) – Visi/Misi Kepala desa Cilebak kecamatan Cilebak kabupaten Kuningan dalam membangun infrastuktur desa di sektor pertanian rupanya saat ini mulai terlihat. Sekitar kurang lebih 60 hektar area persawahan di desa tersebut dalam waktu dekat akan merasakan manfaat pembangunan 2 saluran air yang masing-masing bisa mengairi 30 area pertanian. 

 

“Satu saluran irigasi sudah rampung, bahkan sudah dipasang prasasti. Untuk saluran irigasi yang satunya saat ini masih dalam proses pembangunan,” kata Kepala Desa Cilebak, Sapja Diah Wijaya didampingi Kasi Ekonomi Pembangunan, Bori saat ditemui di kantor kepala desa Cilebak, Senin (12/10)

 

Menurutnya setiap pembangunan fisik di desa Cilebak (termasuk saluran irigasi) berbeda dengan desa lainnya. Hal ini berkaitan dengan struktur tanah di desa ini yang merupakan wilayah rawan longsor. Seperti diketahui bidang tanah di desa ini, baik lahan pertanian maupun tanah daratan berbentuk umpagan, sehingga sangat rawan terjadi pergeseran tanah yang mengakibatkan longsor.

 


Baca juga : Tingkatkan Produktivitas Pertanian, P3A Mitra Cai Candi 2 Bangun Saluran Irigasi Permanen


“Salah teknik membangun bisa-bisa terjadi longsor. Oleh karena itu dalam membangun 2 saluran irigasi ini juga tidak menggangu batuan yang sudah ada di lokasi, melainkan kita membangun dengan pondasi yang kuat menggunakan material dari luar, sehingga tidak menggangu struktur tanah yang ada,” tutur Sapja sedikit menjelaskan teknik pembangunan.

 

Lebih jauh Sapja menjelaskan, karena program ini merupakan program pemerintah pusat yang turun melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, dalam pelaksanaan pembangunannya melibatkan 2 kelompok P3A Mitra Cai, yaitu Tirta Mekar dan Banyu Lancar yang dikerjakan secara swakelola dalam bentuk padat karya. Sementara untuk teknis bangunan kita sesuaikan dengan gambar dan RAB yang ditetapkan Tim Pelaksana Balai (TPB) dan Konsultan Manajemen Balai (KMB) melalui Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM).

 


Baca juga : Petani di Desa Cinagara Sambut Gembira Bantuan Pemerintah


Kepala Desa yang baru menjabat 8 bulan ini juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada pihak BBWS Citanduy (Ciamis) yang telah mendukung usulan kegiatan P3A Mitra Cai atau lebih dikenal dengan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di desa Cilebak. Serta berharap dengan adanya program bantuan ini, produktivitas pertanian di desa Cilebak bisa meningkat

 

“Yang tadinya hanya bisa panen padi  satu sampai dua kali dalam setahun, dengan adanya pembangunan irigasi ini saya yakin bisa meningkat dua sampai tiga kali setahun,” pungkas Sapja. (Irwan)

GilaBola+