Online, SMPN 1 Mandirancan Terapkan Pembelajaran Dengan Berbagai Metode

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Online, SMPN 1 Mandirancan Terapkan Pembelajaran Dengan Berbagai Metode

Rabu, 16 Juni 2021

 

Kepala SMPN 1 Mandirancan, Didi Mulyadi, S.Pd

Kuningan, (BM) - Meskipun pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan menginstruksikan pembelajaran tatap muka mulai tahun ajaran baru 2021/2022 nanti, namun hanya bersifat PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas). Hal ini mengingat beberapa daerah di Indonesia pada umumnya masih berada dalam zona tidak aman penyebaran Covid-19.


Maka dari itu SMP Negeri 1 Mandirancan tetap mengandalkan pembelajaran daring dengan berbagai metode. Kuota internet Kemendikbud yang didapat semua siswa ternyata sangat membantu pihak sekolah dalam penerapan metode pembelajaran daring/online.


Kepala SMPN 1 Mandirancan, Didi Mulyadi, S.Pd saat ditemui media online benang merah.co.id menjelaskan pihaknya saat ini berusaha memaksimalkan pembelajaran daring dengan berbagai metode, baik itu melalui slide video, zoom meeting maupun aplikasi WhatsApp.


"Pembelajaran Tatap Muka di tahun ajaran baru nanti masih bersifat terbatas, hanya 30 persen saja. Artinya sebagian besar tetap mengandalkan metode daring. Makanya kami juga berusaha memaksimalkan dengan berbagai media pembelajaran sehingga siswa tetap bisa menyerap ilmu dengan baik, walaupun tetap tidak lebih baik tatap muka normal," jelas Didi, Senin (14/6).


Baca juga : Hadapi PPDB 2021/2022, SMP Negeri 2 Garawangi Kerjasama Dengan Pontren

Baca juga : BOS Tahun 2020 SMP Negeri 2 Maleber Dipertanyakan. Biaya Pemeliharaan Disorot


Ditambahkannya, bagi siswa yang tidak mempunyai handphon, disuruh datang ke sekolah memakai lab komputer untuk mengikuti pembelajaran daring. Pihak sekolah pun terus mencari solusi tentang bagaimana guru-guru bisa memanfaatka berbagai aplikasi online agar bisa tranfer ilmu lebih baik dari sebelumnya.


"Satu tahun ajaran kemarin merupakan pengalaman bagi guru-guru kami dalam pembelajaran online. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih baik lagi," tutur Didi.


Diketahui saat ini sekolah dengan jumlah siswa 676 ini sedang mengadakan persiapan menghadapi PPDB online yang akan dibuka pada tanggal 28 bulan ini. Saat ini sekolah yang berada di daerah perbatasan Kuningan-Majalengka mengakomodir siswa baru dari 10 sekolah Dasar dengan target 256 siswa baru atau 8 rombel. Cabang olahraga tenis lantai menjadi salah satu prestasi unggulan sekolah karena salah satu siswanya terpilih sebagai atlet PORDA Jabar.


.(Irwan)