Benang Merah

Benang Merah

  • Bisnis
  • _Ekonomi
  • _Keuangan
  • _Konstruksi
  • _UMKM
  • Teknologi
  • _Iptek
  • _AI
  • _Kripto
  • Pengetahuan
  • _Pendidikan
  • _Kesehatan
  • _Sosial Budaya
  • _Wisata
  • Pemerintahan
  • _Politics
  • _Hukum
  • Olahraga
  • _Sepakbola
  • _Otomotif
  • Video
  • Search Button
  • Beranda
  • Headline
  • Hot News
  • Kuningan
  • Pendidikan
  • Pungutan
  • SMA Negeri 1 Luragung
  • Sumbangan

Dengan Dalih Sumbangan, SMA 1 Luragung Diduga Pungut Dana Orang Tua Siswa Untuk Pembangunan Lab TIK

Oleh www.benangmerah.co.id
November 04, 2022
SMA Negeri 1 Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat


Benang Merah - Meski saat ini pemerintah telah menggelontorkan anggaran untuk peningkatan pelayanan pendidikan di sekolah, baik itu, Biaya Operasional Sekolah (BOS), BOPD dan anggaran pembangunan maupun rehabilitasi melalui berbagai program, namun tetap ada saja sekolah yang memungut dengan dalih sumbangan dari orang tua siswa. 


SMA Negeri 1 Luragung kabupaten Kuningan yang saat ini tengah melakukan pembangunan sebuah gedung laboratorium TIK dengan sumber anggaran 100 persen dari orang tua siswa. Menurut salah satu orang tua siswa yang tidak ingin dipublikasikan, pihak sekolah melalui komite sekolah telah meminta sumbangan orang tua siswa sebesar 300 ribu per-siswa dengan jumlah siswa 1070 orang.


Kepala sekolah Drs. H. Suleha, M.M.Pd melalui Wakasek Humas Asep Syahdurandana, S.Pd menjelaskan pihak sekolah telah memberikan profosal kepada komite sekolah berkaitan kebutuhan dana untuk pembangunan laboratorium TIK. Komite sekolah kemudian mengadakan rapat orang tua siswa untuk dimintai sumbangan sesuai Pergub Jabar No. 44 Tahun 2022.


Pembangunan Lab TIK SMAN 1 Luragung yang bersumber dari dana orang tua siswa 


"Kami telah mengajukan profosal kepada Komite sekola, kemudian komite sekolah mengadakan rapat orang tua siswa untuk menyampaikan kebutuhan dana yang diperlukan dalam pembangunan Lab TIK. Dalam hal ini orang tua siswa diberi pilihan nominal sumbangan denga beberapa pilihan, mulai dari 350 ribu, 450 ribu, 550 ribu dan pilihan kosong untuk diisi sesuai kemampuannya," jelas Asep saat ditemui awak media di sekolah, Kamis (3/11).


Menurutnya pihak sekolah dan komite telah melaksanakan tahapan sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 44 tahun 2022 tentang Komite Sekolah. Sementara dana yang dibutuhkan  dari awal perencanaan sebesar 360 juta, naik menjadi 460 juta akibat kenaikan harga material. 


Ironis memang, ketika anggaran pendidikan digelontorkan pemerintah dengan jumlah yang sangat besar, masih banyak sekolah yang memungut dari orang tua siswa dengan dalih sumbangan. Lebih parahnya lagi, banyak sekolah melalui komite tidak melaksanakan kewajibanya sesuai aturan yang berlaku dalam hal penyampaian laporan penggunaan dana orang tua siswa setiap 6 bulan sekali kepada orang tua siswa. Padahal hal tersebut jelas tertera dalam aturan pendidikan tentang komite sekolah.


Banyak orang tua siswa yang mengeluh tentang dugaan pungutan tersebut kepada pihak media ataupun LSM/Ormas, namun tidak berani kepada sekolah dengan pertimbangan anaknya.


.(Tim)


Tags:
  • Headline
  • Hot News
  • Kuningan
  • Pendidikan
  • Pungutan
  • SMA Negeri 1 Luragung
  • Sumbangan
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal






















Most popular
  • MKKS SMP Sambut Positif Program Pimda Nyawah Disdikbud Kabupaten Kuningan

    Januari 24, 2024
    MKKS SMP  Sambut Positif Program Pimda Nyawah Disdikbud Kabupaten Kuningan
  • Stabilkan Harga, Diskatan Kuningan Gelar GPM ke 16 Selama Bulan Ramadhan

    Maret 12, 2026
    Stabilkan Harga, Diskatan Kuningan Gelar GPM ke 16 Selama Bulan Ramadhan
  • Bupati Kuningan Tolak Tanda Tangan Perbup. 50 Anggota DPRD Dikejar Debt Collector

    Maret 07, 2026
    Bupati Kuningan Tolak Tanda Tangan Perbup. 50 Anggota DPRD Dikejar Debt Collector
  • 39 Miliar Dana Opsen PKB 2026 Digeser Kepala BPKAD. Krisis Jalan Rusak Kabupaten Kuningan Semakin Parah

    Maret 12, 2026
    39 Miliar Dana Opsen PKB 2026 Digeser Kepala BPKAD. Krisis Jalan Rusak Kabupaten Kuningan Semakin Parah
  • Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli

    Juli 15, 2024
    Setelah Terputus 234 Tahun Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Kini Kembali Kepada Dzuriah Sunan Gunung Jati Yang Asli
Most popular tags
  • Bisnis
  • Crypto
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Wisata
Benang Merah
Company
  • About Us
  • Redaksi
  • Advertise With Us
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Accessibility
  • Disclaimer
News
  • Bisnis
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan
  • Teknologi
  • Olahraga
Market Data
  • Stocks
  • Commodities
  • Rates & Bonds
  • Currencies
Copyright © 2025 BENANG_MERAH
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo