Benang Merah

Benang Merah

  • Bisnis
  • _Ekonomi
  • _Keuangan
  • _Konstruksi
  • _UMKM
  • Teknologi
  • _Iptek
  • _AI
  • _Kripto
  • Pengetahuan
  • _Pendidikan
  • _Kesehatan
  • _Sosial Budaya
  • _Wisata
  • Pemerintahan
  • _Politics
  • _Hukum
  • Olahraga
  • _Sepakbola
  • _Otomotif
  • Video
  • Search Button
  • Beranda
  • Belanja Pakaian Dinas
  • DPRD Kuningan
  • Dugaan Korupsi
  • Headline
  • Hukum
  • Kuningan
  • LSM Frontal

300 Juta Belanja Pakaian Dinas DPRD Kuningan Rawan Dugaan Korupsi. Uha : Harus Dibatalkan

Oleh www.benangmerah.co.id
Mei 11, 2026


KUNINGAN (BM) - Sebagai sebuah lembaga terhormat nampaknya DPRD Kuningan tidak pernah sepi dari pemberitaan yang menyangkut sepak terjang mereka dalam penggunaan uang rakyat atau dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama terkait kepentingan mereka. Dalam penjabaran APBD tahun 2026 terdapat pos belanja Pakaian Dinas Harian (PDH) untuk DPRD Kuningan sebesar Rp. 300 juta. Kalau anggaran itu dibagi rata untuk 50 anggota dewan yang terhormat maka per orang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 6 juta. Ironisnya meskipun mereka sudah mendapatkan Tunjangan DPRD yang sangat besar mencapai Rp. 32 miliar per tahun, anggaran perjalanan dinas dan makan minum miliaran, masih ditambah juga untuk baju yang mereka pakai harus pula dibiayai oleh negara. Anggaran tersebut tentu harus dihapus. Apalagi sebelumnya untuk pelantikan mereka pada tahun 2024 sudah dilakukan pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) yang sama sebesar Rp. 381 juta.

"DPRD Kuningan nampaknya tidak pernah belajar dari banyak kasus pengadaan pakaian dinas yang menjadi temuan korupsi yang menonjol. Dimana dalam pengadaan pakaian dinas untuk DPRD sering kali terdapat modus operandi yang menjadi temuan perbuatan tindak pidana korupsi oleh aparat penegak hukum (APH). Seperti adanya pengadaan fiktif dan mark-up harga, " Ungkap Ketua LSM Frontal Kuningan, Senin (11/5)

Menurutnya, kasus muncul biasanya mencakup dugaan pengadaan barang yang sebenarnya tidak ada (fiktif) meskipun anggaran telah dicairkan serta praktik penggelembungan harga (mark-up). Ancaman pidana penjara yang disangkakan terkait perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan negara.

Yha juga mencontohkan kasus DPRD Kabupaten Sarolangun, provinsi Jambi dibikin geger dengan munculnya dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas para dewan yang terhormat. Tidak tanggung-tanggung dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara terjadi di tengah-tengah efisiensi anggaran yang sedang digencarkan oleh pemerintah pusat. Dalam tahap telaah berkas oleh aparat penegak hukum diketahui adanya dugaan korupsi dalam pengadaan pakaian dinas DPRD Sarolangun bahkan bukan hanya pada tahun anggaran 2025 saja tetapi pada tahun anggaran sebelumnya. Dugaan penyimpangan dalam pengadaan pakaian dinas anggota DPRD Kabupaten Sarolangun memasuki babak baru karena menyeret Sekwan dan Kabag Umum Sekretariat DPRD sebagai tersangka utama.

"Untuk itu sebelum terlambat dan menjadi temuan kasus korupsi dikemudian hari maka pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) sebesar Rp. 300 juta bagi anggota DPRD Kuningan harus dihapuskan oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dalam pelaksanaan APBD tahun 2026 guna menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif, "tegasnya

. (One) 

Tags:
  • Belanja Pakaian Dinas
  • DPRD Kuningan
  • Dugaan Korupsi
  • Headline
  • Hukum
  • Kuningan
  • LSM Frontal
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal




















































Most popular
  • Agen Perusahaan J&T Cargo di Kuningan Diduga Labrak PP 36 tahun 2021

    Mei 07, 2026
    Agen Perusahaan J&T Cargo di Kuningan Diduga Labrak PP 36 tahun 2021
  • Isu Pembebasan Lahan Al Zaytun di Kuningan Semakin Menguat. PUTR Belum Terima Permintaan ITR

    Mei 03, 2026
    Isu Pembebasan Lahan Al Zaytun di Kuningan Semakin Menguat. PUTR Belum Terima Permintaan ITR
  • Kepala SPPG Markup Harga Bahan Baku Bisa Berujung Ancaman Pidana

    Mei 06, 2026
    Kepala SPPG Markup Harga Bahan Baku Bisa Berujung Ancaman Pidana
  • Mitra MBG Rangkap Supplier Berpotensi Korupsi Secara Masif dan Terstruktur. Satgas dan APH Jangan Jadi Penonton

    April 24, 2026
    Mitra MBG Rangkap Supplier Berpotensi Korupsi Secara Masif dan Terstruktur. Satgas dan APH Jangan Jadi Penonton
  • Diskatan Kuningan Terapkan Strategi 'Perang Cerdas' Melawan Hama Penggerek Batang

    Mei 08, 2026
    Diskatan Kuningan Terapkan Strategi 'Perang Cerdas' Melawan Hama Penggerek Batang
Most popular tags
  • Bisnis
  • Crypto
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Teknologi
  • Wisata
Benang Merah
Company
  • About Us
  • Redaksi
  • Advertise With Us
  • Contact Us
Legal & Privacy
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Accessibility
  • Disclaimer
News
  • Bisnis
  • Pemerintahan
  • Pengetahuan
  • Teknologi
  • Olahraga
Market Data
  • Stocks
  • Commodities
  • Rates & Bonds
  • Currencies
Copyright © 2025 BENANG_MERAH
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo
  • Network Logo